Purnawirawan TNI dan Polri Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

Petrus - 14 May 2017
Menko Polhukam saat menerima Purnawirawan TNI-Polri (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Purnawirawan TNI dan Polri mendukung rencana pemerintah untuk membubarkan organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Hal ini dipicu maraknya paham radikal yang bertentangan dengan Pancasila, utamanya gerakan pendirian “Khilafah Nusantara” oleh HTI, sehingga mengakibatkan meluasnya potensi konflik yang mengancam keutuhan bangsa.

“Kami sangat mendukung sepenuhnya tindakan tegas pemerintah yang telah membubarkan organisasi HTI melalui proses hukum sesuai dengan peraturan atau Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Untuk itu pula kami sampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya,” kata Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Kiki berharap tindakan tegas serupa juga dapat diterapkan pada organisasi lain, atau perorangan penyandang paham radikal lainnya yang bertentangan dengan Pancasila, baik radikal kanan, kiri, maupun radikal lainnya.

Penghapusan radikalisme disadari tidak akan selesai hanya dengan pembubaran organisasinya, karena radikalisme menyangkut hati serta pikiran yang sangat mendasar dan mendalam dari para pengikutnya.

“Oleh karena itu, kami menyarankan agar tindakan pembubaran tersebut diikuti dengan langkah strategis berupa tindakan deradikalisasi secara massif, terencana dan sistematis, dengan menitikberatkan pada upaya pembangunan karakter bagi seluruh anak-anak bangsa sejak usia dini, secara bertahap dan berkesinambungan,” ujar Kiki.

Kedepan, dalam rangka menghadapi radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila, yang merongrong toleransi dan semangat kebhinekaan, serta mengancam keutuhan NKRI, diharapkan agar tetap ada solidaritas serta sinergi di TNI-Polri dan aparatur pemerintah terkait.

“Diperlukan sikap soliditas yang kuat dari unsur TNI dan Polri karena kedua unsur ini adalah jaminan kokohnya NKRI,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri), Jendral TNI (Purn) Agum Gumelar.

Sementara itu, Menko Polhukam Wiranto mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pepabri. Ditegaskan bahwa pembubaran ormas HTI bukanlah untuk kepentingan pemerintah semata, namun untuk bangsa dan negara.

“Saya tegaskan bahwa ini bukan kepentingan pemerintah tetapi untuk  kepentingan bangsa dan negara yang lebih luas,” tandas Wiranto.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.