Promosi Wayang Suket di Sekolah

Yovie Wicaksono - 2 August 2018
Wayang Suket. Foto : Istimewa

SR, Solo – Yoga Rizki (28) warga  Jalan Sindoro Raya, Mojosongo, Jebres, Solo pengrajin dan pembuat wayang suket, mengadakan workshop ke sekolah-sekolah. Tujuannya adalah melestarikan budaya Indonesia.

Yoga Rizki alias Gaga mengatakan kepada Antara, di Solo, Kamis (2/8/2018), dirinya sudah melakukan workshop ke sejumlah sekolah tingkat SD hingga SMP secara gratis, dan pihak sekolah menyambut antusias dengan idenya itu.

Gaga bersama komunitas Wayang Suket Indonesia juga sering melakukan atau mengikuti pertunjukan sejumlah event di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

“Wayang Suket ini budaya asli Indonesia yang digunakan bermain oleh anak-anak zaman dahulu. Namun, wayang suket sekarang sudah mulai terkikis masuknya budaya-budaya barat yang digemari generasi sekarang,” kata Gaga.

Padahal, kata dia, warga mancanegara seperti dari Hungaria dan Inggris yang sekarang mengikuti pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta tertarik belajar budaya asli Indonesia tersebut.

Gaga yang sebelumnya memproduksi wayang suket untuk bisnis kini beralih memberikan pengetahuan untuk para siswa atau generasi muda agar lebih mencintai budaya Indonesia itu, yang makin langka.

“Saya mengadakan workshop ke sekolah-sekolah biasanya memainkan sebuah cerita legenda rakyat kepada para siswa SD dan SMP seperti Malin Kundang, Timun Mas, dan Roro Jonggrang. Hal ini, menjadi daya tarik sendiri bagi siswa,” kata Gaga.

Menurut Gaga, wayang suket  tidak memiliki tokoh seperti wayang kulit. Di wayang suket,  hanya ada empat karakter yakni laki-laki gagah pemberani, laki-laki harus, perempuan dan anak-anak.

Dalam pertunjukan wayang suket, Gaga dibantu komunitasnya terkait visual latar belakang dekorasi dari rumput dan musik yang menambah tampilan menjadi menarik dan indah.

“Saya bersama komunitas sudah berkomitmen untuk terus melestarikan budaya asli Indonesia wayang suket ini. Dan, hal ini sangat menarik dan menjadi tantangan bagi saya yang mencintai budaya Indonesia,” kata Gaga.

Krisztina Bogo seniman asal Hungaria yang sudah belajar budaya Jawa Indonesia selama dua tahun ini, tertarik dengan kerajinan wayang suket serta pertunjukan yang sering ditampilkan oleh Gaga.

“Saya ikut membantu jika Gaga ada kegiatan workshop dan pertunjukan. Saya ikut menyajikan dekorasi latar belakang dengan visual,” kata Krisztina.

Menurut dia, budaya Indonesia wayang suket rencana dibawa ke negaranya untuk diperkenalkan kepada masyarakat Hungaria, agar mengetahui kekayaan budaya Indonesia. (*/ant/red)

Something is wrong.
Instagram token error.

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.