Presiden Targetkan Tahun 2023 Semua Tanah di Sumatra Barat Bersertifikat

Yovie Wicaksono - 8 February 2018
Presiden Jokowi, menyapa masyarakat saat berkunjung ke Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (foto : Superradio/Istimewa)

SR, Dharmasraya – Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN untuk mewujudkan target penerbitan sertifikat tanah bagi rakyat Sumatera Barat pada tahun 2023 mendatang.

Hingga saat ini baru 700 ribu sertifikat tanah yang berhasil diterbitkan dan diserahkan kepada masyarakat Sumatra Barat. Padahal, seharusnya ada 1.700.000 sertifikat yang harus segera diterbitkan.

“Kantor BPN di Sumatera Barat masih punya hutang kepada rakyat satu juta sertifikat yang harus segera diselesaikan,” ujar Presiden Jokowi, saat melakukan kunjungan kerja ke Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat, Kamis (8/2/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengingatkan pentingnya sertifikat sebagai bukti hak atas tanah yang dimiliki masyarakat. Salah satunya adalah untuk menghindari sengketa tanah yang terjadi hampir di seluruh Tanah Air.

“Saya kejar-kejar terus supaya bapak, ibu, dan saudara semua tahu setiap saya ke daerah, provinsi, kabupaten, kota, keluhan yang masuk ke saya selalu sengketa tanah, sengketa lahan di mana-mana,” katanya.

Oleh karena itu, Presiden meminta agar masyarakat memperbanyak dan menjaga dengan baik sertifikat yang dimiliki di tempat yang aman serta tidak mudah rusak.

“Jadi kalau yang asli hilang ngurusnya mudah. Dengan fotokopi datang ke kantor BPN bilang, ‘Pak sertifikat saya hilang’ sudah gampang nyarinya, kalau tidak ada fotocopynya sulit,” kata Jokowi.

Ia juga berpesan kepada para penerima sertifikat agar menggunakan sertifikat yang dimiliki untuk hal-hal yang bersifat produktif. Perhitungan dan kalkulasi yang matang juga harus menjadi pertimbangan utama apabila ingin menggunakan sertifikat sebagai agunan.

“Tolong sebelum ini dimasukkan ke bank dihitung dulu, dikalkulasi dulu, bisa mencicil bulanannya atau tidak? Bisa mengangsur bunganya atau tidak setiap bulan? Kalau tidak (bisa mencicil), jangan sekali-kali meminjam di bank,” kata Jokowi.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.