Presiden Minta Pembangunan Infrastruktur Di Papua Barat Dipercepat

Petrus - 20 July 2017
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sebuah Rapat kabinet membahas pembangunan Papua Barat (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyatakan masih banyak pekerjaan yang dilakukan pemerintah untuk membangun Provinsi Papua Barat lebih baik. Sejumlah hal yang menjadi perhatian pemerintah yaitu membuka keterisolasian, menciptakan lapangan kerja baru, pengentasan kemiskinan, pembangunan yang lebih merata, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IMP).

“Inilah pekerjaan-pekerjaan besar yang harus kita lakukan untuk memberikan peningkatan kesejahteraan pada rakyat di Provinsi Papua Barat,” ujar Presiden Joko Widodo, Kamis (20/7/2017).

Jokowi juga berpesan untuk meningkatkan konektivitas bagi rakyat Papua Barat. Dalam dua setengah tahun terakhir, pemerintah fokus untuk mempercepat pembangunan infrastruktur guna menyambung Papua Barat dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

“Karena konektivitas sangat diperlukan bagi Papua Barat, bukan sekedar untuk membuka daerah-daerah terisolir tapi juga untuk menekan biaya logistik, meningkatkan daya saing produk-produk lokal yang ada,” katanya.

Presiden meminta kementerian terkait agar pembangunan sejumlah pelabuhan, bandara, dan ruas jalan strategis yang ada di Provinsi Papua Barat segera diselesaikan. Hal ini dilakukan supaya rakyat Papua Barat dapat segera merasakan manfaat nyata dari pembangunan tersebut.

“Saya minta dilakukan percepatan pembangunan pelabuhan baik itu di Sorong, Bintuni, maupun di Kaimana. Pengembangan dermaga penyeberangan di Wasior dan Folley serta pengembangan beberapa bandara. Saya juga minta diperhatikan percepatan pembangunan ruas-ruas jalan strategis yang menghubungkan antar pusat-pusat pengembangan ekonomi,” kata Jokowi.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.