Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Atlet Indonesia untuk Asian Para Games 2018

Petrus - 28 September 2018
SR, Jakarta – Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraanAsian Para Games 2018, yang dilangsungkan di Jakarta pada 6-13 Oktober 2018. Presiden Joko Widodo meninjau langsung kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah even olah raga multi cabang yang diikuti atlet-atlet penyandang disabilitas, dengan melihat langsung latihan para atlet┬ádi Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Venue cabang olah raga parashooting di lapangan tembak, GBK, menjadi tempat pertama yang dikunjungi Presiden Jokowi. Sambil melihat para atlet Indonesia berlatih, Jokowi juga menyempatkan berbincang dengan para pelatih dan ofisial.
Presiden Jokowi kemudian berjalan kaki menuju GBK Arena untuk meninjau latihan olah raga sitting volley ball atau voli duduk. Selain berbincang dan menyemangati para atlet disabilitas yang sedang berlatih, Jokowi juga berfoto bersama dengan mereka.
“Ya saya telah meninjau beberapa latihan para atlet Para Games dalam rangka Asian Para Games 2018. Tenis meja saya melihat sudah, bulu tangkis saya lihat sudah, tadi menembak juga sudah kita lihat, dan kali ini saya melihat tadi latihan dan kerja keras seluruh atlet untuk sitting volley ball,” kata Jokowi, Kamis (27/9/2018).
Dari GBK Arena, Jokowi menuju venue cabang olah raga lawn bowls atau boling lapangan. Berdasarkan penuturan pelatih lawn bowls Indonesia Islahuzzaman, cabang olah raga yang berasal dari Skotlandia ini merupakan cabang olah raga baru yang akan dipertandingkan di Asian Para Games 2018.
Kepala Negara berharap, dalam Asian Para Games 2018 ini kontingen Indonesia bisa memenuhi target yang diberikan pemerintah, yakni 8 besar.
“Kita harapkan semuanya sesuai dengan target. Saya sudah sampaikan, harus masuk 8 besar. Tapi kepeleset enggak apa-apalah. Kepeleset dikit-dikit jadi 6, jadi 5 enggak apa-apa,” ujarnya diiringi tawa para atlet.
Sementara itu, terkait bonus untuk para peraih medali, Presiden Jokowi menegaskan bahwa bonus yang diberikan akan sama seperti bonus peraih medali di Asian Games 2018 lalu.
“Sudah saya sampaikan, bonus tidak ada perbedaan. Sama. Kesempatan untuk masuk PNS dan BUMN juga sama,” katanya.
Terkait waktu pelaksanaan yang tinggal sebentar lagi, Jokowi berharap para atlet bisa terus fokus berlatih dan bekerja keras. Sementara untuk venue, Jokowi melihat bahwa Indonesia sudah siap menghelat ajang multicabang atlet disabilitas empat tahunan tingkat Asia itu.
“Ya sudah latihan, kerja keras terus. Dan saya kira venue-venue juga saya lihat sudah siap dan mulai akan dipasang alat-alat dan sarana prasarana yang dibutuhkan mulai masuk ke venue-venue,” katanya.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.