Presiden Jokowi Tegaskan Terus Bantu Myanmar

Petrus - 29 April 2018
Ilustrasi. Presiden Joko Widodo (foto : Istimewa)

SR, Singapura – Presiden Joko Widodo menegaskan kesiapannya untuk terus membantu penyelesaian permasalahan yang terjadi di Myanmar. Dikatakan, kepentingan Indonesia yaitu hanya untuk melihat kehidupan masyarakat di Myanmar, khususnya umat Muslim dapat hidup dengan damai.

“Kepentingan Indonesia hanya satu, melihat Rakhine State stabil dan damai, dimana masyarakatnya termasuk masyarakat Muslim dapat hidup dengan damai,” kata Presiden Joko Widodo, saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Persatuan Myanmar Win Myint, ketika melakukan kunjungan kerja ke Singapura, Sabtu (28/4/2018).

Jokowi mengatakan, pertemuan ini sekaligus sebagai perkenalan dengan Presiden Myanmar yang baru. Jokowi menyampaikan hubungan baik kedua negara, telah terjalin dengan baik dalam waktu yang cukup lama.

“Saya berharap persahabatan ini dapat membawa kebaikan bagi masyarakat kita, bagi kawasan kita, dan bagi dunia,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi kemanusiaan yang sedang terjadi di Rakhine State serta dampaknya di Cox’s Bazar.

Presiden Jokowi juga menegaskan kesiapan Indonesia untuk terus membantu Myanmar, utamanya terkait pemulangan pengungsi dari Cox’s Bazar ke Rakhine State secara sukarela, aman dan terhormat.

Selain itu, Indonesia juga mendorong implementasi rekomendasi Kofi Annan. Jokowi juga menyinggung mengenai mulai masuknya pengungsi Rakhine State ke Indonesia. Jokowi juga tak lupa mengundang Presiden Myint untuk hadir dalam ASEAN Leaders Gathering di Bali, 11 Oktober 2018 mendatang.

Dijelaskan, pertemuan tersebut ditujukan untuk menunjukkan kerjasama yang solid dan kepemimpinan ASEAN dalam mengelola pertumbuhan ekonomi, untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih baik, kesetaraan dan pencapaian SDGs.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.