Presiden Jokowi Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto

Petrus - 19 December 2017

SR, Surabaya – Presiden Joko Widodo meresmikan beroperasinya jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), seksi IB, II dan III (Sepanjang-Krian), di Gerbang Tol Warugunung, Surabaya, Selasa (19/12/2017).

Keberadaan jalan Tol Sumo sudah dinantikan lama oleh masyarakat sejak 1994, karena jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan Surabaya-Mojokerto, dari 2 jam menjadi 40 menit.

Tol Sumo memiliki panjang 36,27 km, dan telah diresmikan oleh Presiden RI  Jokowi untuk seksi IB Sepanjang-WRR 4,3 km, Seksi II WRR-Driyorejo 5,1 km, dan Seksi III Driyorejo-Krian 6,1 km.

Pengoperasian ketiga seksi ini menyusul dua seksi Jalan Tol Sumo yang telah diresmikan dan dioperasikan terlebih dahulu, yaitu Seksi IA sepanjang 2,3 Km (Waru-Sepanjang, Agustus 2011), serta Seksi IV sepanjang 18,47 Km (Krian-Mojokerto, Maret 2016).

Tiga seksi terakhir itu akan dapat dicoba oleh masyarakat setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi. Pengoperasian Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IB, Seksi II, dan Seksi III ini menyusul surat keputusan laik jalan yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Nomor AJ.409/1/9/DRJD/2017 tanggal 1 November 2017, dan Berita Acara Evaluasi Laik Fungsi Nomor BA.202.2/BPJT/JL.03.04/2017 tanggal 27 Oktober 2017.

Jalan tol yang membentang dari Kota Surabaya hingga Kota Mojokerto ini dikelola oleh PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (PT JSM) yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Nilai investasi jalan tol yang melewati 4 wilayah kota/kabupaten ini mencapai Rp 4,9 triliun, dengan kepemilikan mayoritas saham sebesar 55 persen oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Moeladi 25 persen, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 20 persen.

Peresmian jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo, diharapkan menjadi bagian upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Pengoperasian jalan tol ini diyakini pula akan memperlancar alur distribusi barang yang masuk maupun keluar dari Jawa Timur.

“Secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Jatim,“ terang Soekarwo.

Peresmian jalan Tol Sumo ini, lanjut Soekarwo, akan mendorong peresmian jalan tol lainnya di Jawa Timur. Beberapa proyek jalan tol di Jawa Timur mulai barat sampai timur, yaitu Kertosono-Mantingan, Mantingan-Ngawi progres sudah 80 persen, Ngawi-Wilangan progres 96 persen, Wilangan-Kertosono 39,44 persen. Kemudian untuk jalan tol Kertosono-Mojokerto sudah beroperasi, Gempol-Pasuruan, Surabaya-Probolinggo progres 50 persen, Pandaan-Malang progres 36 persen.

“Pada akhir tahun 2018 diharapkan semua jalan tol akan selesai dan bisa digunakan,” ujarnya.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mentargetkan jalan tol dari Merak sampai Banyuwangi sepanjang 1.167 km dapat selesai pada akhir tahun 2019, meski permasalahan pembangunan jalan tol disetiap wilayah hampir sama, yaitu pembebasan lahan.

“Tidak ada alasan, pada akhir tahun 2019 harus selesai dan bisa difungsikan, agar ekonomi Jawa bisa meningkat,” kata Presiden Jokowi.

Saat ini, tol di Jawa yang sudah beroperasi sepanjang 541 km, dalam proses kontruksi 433 km dan tahap persiapan 171 km. Sedangkan di Jawa Timur, sepanjang 268 km.  Bila jalan tol di Jawa telah selesai, kemudian akan dibangun jalan tol di wilayah lain. Sebagai contoh, telah dimulai Jalan Tol Trans Sumatera, dan disusul Jalan Tol di Lampung, Palembang dan Medan.

“Salah satu fungsi dari dibangunnya jalan tol adalah untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi,” ujar Presiden.

Pembangunan jalan tol yang diyakini sebagai pengungkit ekonomi dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah pusat diharapkan juga mengerjakan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Jawa Timur. JLS terbentang mulai dari Banyuwangi, Jember, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan.

Keberadaan JLS kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo, akan dapat mengangkat potensi di daerah yang dilalui, seperti potensi wisata, serta terutama yang terkait dengan perekonomian rakyat.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.