Presiden Jokowi Ingin Hadirkan BLK di Pesantren untuk Berdayakan Para Santri

Petrus - 21 October 2018

SR, Surakarta – Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa hampir setiap minggu dirinya berkunjung ke pondok pesantren. Hal tersebut ia lakukan untuk mengetahui program apa yang dibutuhkan dan perlu dikerjakan di pondok pesantren.

Saat memberikan sambutan pada Apel Akbar Santri Nusantara yang dihelat di Benteng Vastenburg, Kota Surakarta, Presiden Joko widodo bercerita mengenai beberapa program yang sudah dilakukan di pondok pesantren.

“Tahun ini telah dimulai beberapa program yang masuk pesantren. Ada yang namanya bank wakaf mikro untuk ekonomi umat, memang baru kita mulai. Tahun ini juga kita coba balai latihan kerja di pondok-pondok pesantren, memang baru kita mulai,” kata Presiden.

Untuk program bank wakaf mikro, Presiden mengatakan hingga saat ini baru dicoba di 33 pondok pesantren. Sementara untuk balai latihan kerja (BLK), baru dicoba di sekitar 50 pesantren.

“Tetapi tahun depan insyaallah kita perbanyak kurang lebih 1.000 balai latihan kerja di pondok pesantren. Dan kalau ini kita lihat bermanfaat dan bisa meningkatkan sumber daya manusia kita, tahun depannya insyaallah kita lipat gandakan lagi, karena negara ini punya 28 ribu ponpes yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatannya setiap Presiden masuk ke pondok pesantren, dirinya melihat kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya untuk balai latihan, ada yang meminta pelatihan komputer, tetapi ada juga yang meminta pelatihan fesyen dan garmen.

“Ya kita coba, kita lihat, kita evaluasi apakah cocok atau tidak, benar atau tidak, sehingga bisa meningkatkan skill dari para santri dan banyak hal lain yang telah kita coba sehingga nanti ada kesimpulan bahwa yang benar kita harus melakukan ini. Ini tidak gampang, ini adalah pekerjaan besar yang memerlukan pemikiran bersama-sama di antara kita,” tuturnya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.