Presiden Jokowi Dorong Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi

Petrus - 11 October 2018

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pihaknya menginginkan partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam memberantas korupsi di Tanah Air. Hal ini yang mendasari Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2018, tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pada 17 September 2018 lalu.

“Memang kita menginginkan ada partisipasi dari masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan mengurangi, bahkan menghilangkan yang namanya korupsi. Jadi ingin ada sebuah partisipasi dari masyarakat,” kata Presiden Jokowi, di Pondok Pesantren Minhajurrosyiddin, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).

Melalui Peraturan Pemerintah (PP), masyarakat yang memiliki informasi mengenai adanya dugaan tindak pidana korupsi, dapat menginformasikannya kepada pejabat berwenang atau penegak hukum. Peran serta masyarakat itu nantinya akan diganjar penghargaan berupa premi, dengan besaran 2 permil dari jumlah kerugian negara dengan nilai maksimal hingga Rp. 200 juta.

“Jadi kita ingin memberikan penghargaan dan apresiasi kepada masyarakat yang melaporkan mengenai tindak kejahatan luar biasa yang namanya korupsi,” tegas Presiden.

Sedangkan terkait mekanisme pemberian penghargaan itu, Jokowi mengatakan bahwa akan diatur dalam peraturan teknis tersendiri.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.