Presiden Jokowi Berharap Banyak Muncul Perusahaan Rintisan di Indonesia

Petrus - 27 October 2018

SR, Jakarta – Sejumlah perusahaan rintisan (startup) digital Indonesia mulai banyak bermunculan dalam beberapa tahun terakhir. Dari sekian banyak startup yang ada, saat ini sudah empat startup Indonesia yang tercatat dan memiliki valuasi di atas USD 1 Miliar, atau bisa disebut dengan istilah unicorn.

Dalam laporan bertajuk ‘Southeast Asian Tech Report‘, di Asia Tenggara terdapat 8 startup unicorn. Dari jumlah itu, Indonesia dan Singapura sama-sama menjadi rumah bagi masing-masing 4 startup unicorn.

Namun, perkembangan kondisi itu belum membuat puas Presiden Joko Widodo, sehingga di masa depan diharapkan akan kembali bermunculan startup-startup unicorn baru dari Indonesia.

“Saya senang dalam empat sampai lima tahun ini sudah memiliki empat unicorn. Tapi saya ingin lebih dari itu,” kata Presiden Joko Widodo, saat meresmikan acara IdeaFest 2018, di Jakarta Convention Center, Jumat (26/20/2018).

Sejumlah unicorn dari Indonesia antara lain Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Keempatnya digawangi oleh anak-anak muda yang mampu menghadapi perubahan global, sekaligus melahirkan inovasi-inovasi baru.

“Saya meyakini yang menggerakkan Indonesia ke depan adalah saudara-saudara semua (anak-anak muda). Saya ulang, yang menggerakkan Indonesia ke depan adalah saudara-saudara semua,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara memandang bahwa acara IdeaFest 2018 ini merupakan forum yang tepat, yang mempertemukan tokoh lintas profil dan bidang untuk memfasilitasi potensi-potensi generasi muda. Dari ajang ini, diharapkan mampu melahirkan unicorn-unicorn baru di masa mendatang. Pemerintah akan terus mendorong dengan kebijakan dan kolaborasi dengan para kreator, inovator, industri, dan investor.

“Dengan IdeaFest seperti ini akan muncul unicorn-unicorn baru. Tidak bisa hanya kita dorong dengan kebijakan. Di IdeaFest ini dipertemukan konten kreator, inovator, investor, lembaga keuangan, dan dunia industri,” ujar Jokowi.

Dalam acara IdeaFest yang merupakan festival kreatif tahunan di Indonesia, Presiden sempat mengunjungi pameran produk-produk maupun gagasan kreatif dan visioner yang ditampilkan. Presiden mengaku kagum terhadap apa yang dilakukan para milenial dengan loncatan kemajuan yang ditunjukkan.

“Saya tadi langsung masuk ke pameran, saya melihat. Saya harus sampaikan apa adanya, saya terkaget-kaget. Banyak loncatan yang semua dikelola oleh anak-anak muda,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Presiden Joko Widodo juga menyempatkan untuk membeli jaket produksi anak bangsa. Jaket lokal produksi sebuah brand asal Bandung menjadi perhatian Presiden saat singgah di salah satu gerai pameran IdeaFest 2018. Presiden Jokowi tampak tertarik dengan sebuah jaket berwarna terakota. Jaket yang berharga Rp. 499.000 ini langsung dikenakan oleh Presiden. Jaket itu sekaligus melengkapi sepatu lokal yang ia kenakan.

“Harganya Rp. 499.000 dari AME raincoat. Ini bisa dipakai pas hujan, pas enggak hujan juga bisa,” ujarnya.

Terkait dengan produk-produk karya anak bangsa, Presiden Joko Widodo memuji sejumlah produk-produk lokal yang disebutnya mulai mengikuti sejumlah tren yang sedang berkembang. Ia juga mengingatkan soal kebutuhan pasar, kualitas produk, serta pengemasan yang menarik perhatian.

“Memulai dengan melihat kebutuhan pasar, kemudian juga mengemas dalam packaging yang baik sehingga kualitas produk baik, harga yang kompetitif, tren selalu mengikuti pasar. Ini anak-anak muda harus seperti itu,” ucapnya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.