Presiden Inginkan Langkah Inovatif Tarik Investor

Petrus - 22 February 2018
Presiden Joko Widodo memimpin Rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta (foto : Superradio/Nina Suartika)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan kondisi perekonomian dan iklim investasi yang membaik seharusnya diikuti dengan terobosan yang inovatif, sehingga dapat menarik lebih banyak lagi investasi ke Tanah Air.

“Momentum kita saat ini sangat baik, daya saing kita terus meningkat, global competitiveness index kita tahun 2017-2018 berada di posisi 36, ini harus diikuti dengan terobosan-terobosan, dengan langkah-langkah yang inovatif untuk menarik investasi lebih banyak lagi ke negara kita,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Salah satu terobosan yang dapat menarik minat investasi adalah pemberian insentif bagi investor. “Saya juga kalkulasi insentif-insentif apa yang bisa diberikan, yang bisa ditawarkan kepada investor, baik investor di dalam negeri maupun di luar (negeri),” kata Jokowi.

Menurutnya, negara lain juga melakukan hal yang sama dalam menarik investor. Mereka berlomba-lomba menawarkan berbagai insentif untuk meningkatkan daya tarik bagi investor.

“Sangat progresif, sangat atraktif, terutama dalam mempromosikan kemudahan-kemudahan berinvestasi di negara-negara mereka. Menawarkan skema-skema insentif yang sangat menggiurkan yang diberikan kepada investor,” ujar Jokowi.

Untuk itu, Jokowi memerintahkan Kementerian Keuangan dan kementerian terkait untuk berkoordinasi terkait perumusan pemberian insentif yang dimaksud, misalnya terkait dengan pemberian tax holiday, tax allowance yang lebih menarik bagi investasi.

“Karena laporan yang saya terima, sebetulnya skema insentif untuk tax holiday, tax allowance ini sudah ada, tapi pemanfaatannya masih sangat rendah, oleh sebab itu perlu dievaluasi,” kata Jokowi.

Ia juga memerintahkan jajarannya untuk mengawal pelaksanaan insentif-insentif investasi yang telah diluncurkan sebelumnya, dalam paket-paket kebijakan yang menjadi bagian dari langkah-langkah perbaikan untuk kemudahan berusaha.

“Mengenai perkembangan selesainya Single Submission. Saya kira kalau ini nantinya juga bisa selesai bulan-bulan Maret, saya kira ini akan lebih mempercepat proses-proses perizinan berusaha yang ada di negara kita Indonesia,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengapresiasi sejumlah kementerian yang telah memangkas bebagai macam regulasi dan aturan sehingga memudahkan perizinan investasi.

“Saya minta langkah ini dapat diteruskan, dan dilanjutkan sampai ke provinsi, kabupaten dan kota,” katanya.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.