Presiden Ingin Media Sosial Dimanfaatkan Sebarkan Dakwah Islam

Petrus - 30 May 2018
Presiden Joko Widodo, saat berada di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka), Jakarta (foto : Istimewa)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyadari pentingnya potensi penggunaan media sosial untuk berbagi informasi, termasuk menyebarkan dakwah Islam. Seperti misalnya sejumlah tokoh Muhammadiyah yang sukses memanfaatkan hal itu.

“Dakwah pun sekarang juga sudah banyak sekali yang menggunakan Instagram, Youtube, facebook, dan twitter. Misalnya di Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin pengikutnya 129 ribu. Kan banyak sekali. Ya memang sekarang penggunaan-penggunaan seperti ini sangat efektif,” ujar Presiden Joko Widodo, di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka), Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi serupa itu mutlak dilakukan dewasa ini bila tidak ingin tertinggal. Namun, di lain sisi penggunaan untuk hal-hal yang negatif juga mesti mendapatkan perhatian khusus.

“Kalau penggunaannya tidak benar, bisa melenceng ke mana-mana. Sangat berbahaya. Kalau di media sosial kita buka, betapa saling mencela, mencemooh, membuka aib, menyampaikan hal yang buruk-buruk,” katanya.

Oleh karena itu, setiap orang perlu memahami adab dalam bermedia sosial. Salah satunya ialah dengan memperkuat nilai-nilai agama dan budaya Indonesia yang penuh kesantunan.

“Keindonesiaan akan sangat penting dalam membentengi kita. Jangan sampai yang berkaitan dengan budi pekerti dan sopan santun menjadi hilang karena terpengaruh oleh era digital,” kata Jokowi.

Jokowi juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih bagi Muhammadiyah, yang selama ini telah berkomunikasi dengan cara-cara yang baik dengan pemerintah. Muhammadiyah disebutnya juga kerap memberikan kritik-kritik membangun yang disertai dengan solusi.

“Saya sangat berterima kasih kepada PP Muhammadiyah yang terus dan selalu berkomunikasi dengan baik dengan pemerintah. Juga memberikan kritik-kritik membangun disertai solusi. Saya kira ini sesuatu yang terus kita kaji masukan-masukan yang ada,” katanya.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.