Presiden Ingatkan Masyarakat Bijak Gunakan Dana dari Bank Wakaf Mikro

Petrus - 15 March 2018
Presiden Jokowi, saat melakukan kunjungan kerja ke Bank Wakaf Mikro di Kabupaten Serang, Banten (foto : Istimewa)

SR, Banten – Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan dana pinjaman dari Bank Wakaf Mikro. Ia berharap pinjaman yang diberikan bisa digunakan untuk usaha sehingga bisa berkembang.

“Paling penting kalau dapat modal dari Bank Wakaf Mikro penggunaannya untuk usaha. Jangan sampai dapat sejuta yang 500 ribu beli pakaian. Wah biar cantik, beli pakaian mahal. Semua gunakan untuk usaha,” ujar Presiden Jokowi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Serang, Banten, Kamis (15/3/2018).

Bank Wakaf Mikro dibentuk Otoritas Jasa Keuangan, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dalam membuka usaha di tingkat mikro mulai dari Rp1 juta. Untuk itu, Jokowi juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam urusan meminjam uang.

“Saya titip jangan sampai ibu-ibu terjerat di rentenir, karena di sana bunga sangat tinggi. Rentenir berapa bunganya? Di luar bisa 30 sampai 40 persen per tahun. Di Bank Wakaf Mikro hanya ada biaya administrasi 3 persen. Itu setahun loh. Tidak ada bunganya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara sempat berdialog dengan nasabah Bank Wakaf Mikro. Salah satunya Ibu Bahiyah dari Kampung Tanara.

“Saya ingin kira-kira kalau minta tambahan modal dapat nggak dari Bapak?,” tanya Ibu Bahiyah kepada Presiden Jokowi.

“Kok tambahan modal dari saya? Ini ibu-ibu disiapkan Bank Wakaf Mikro digunakan sebaiknya, karena dalam bank ini disiapkan uang banyak. Jadi kalau nanti sudah dilihat usaha berkembang bisa saja enam bulan ditambah lagi, yang kita harapkan itu. Jangan tambahan minta dari Presiden,” jawab Jokowi.

“Satu juta untuk apa? Jualan apa? Hanya sembako saja? Cukup? Gak cukup? Sembako saja masa sejuta gak cukup? Cukuplah. Jualan sembako pinjam sini sejuta. Seminggu angsur berapa? Rp. 26 ribu. Berat gak? Endak,” lanjut Jokowi.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.