Presiden : Bela Negara Tak Cuma Orasi, Tapi Harus Dengan Kerja Nyata

Wawan Gandakusuma - 8 December 2018

SR, Jakarta – Membela negara, membela bangsa Indonesia saat ini, bukan lagi dengan sekedar berorasi atau mengumpulkan massa, tapi bela negara harus dilakukan dalam berbagai bentuk kerja nyata.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo, saat meresmikan pembukaan Jambore Kebangsaan Bela Negara oleh Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) 2018 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan.

“Di zaman sekarang tidak cukup membela negara hanya dengan berorasi dan mengumpulkan massa. Membela negara harus dilakukan dalam berbagai bentuk kerja nyata,” tuturnya, pada Jumat (7/12/2018).

Presiden menyebut bahwa bela negara dapat dilakukan dengan menjadi pribadi-pribadi terbaik yang berkarakter, optimistis, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, negara, serta rakyat Indonesia. Salah satunya bisa melalui profesi yang digeluti masing-masing, seperti halnya seorang insinyur.

“Bela negara juga bisa dilakukan dengan menjadi insinyur yang turut terlibat dalam kerja besar bangsa dalam membangun infrastruktur yang Indonesiasentris. Ini dilakukan oleh kader FKPPI yang bekerja keras mati-matian, Pak Basuki Menteri PUPR beserta seluruh jajarannya,” imbuhnya.

Di awal sambutannya, Presiden juga mengingatkan, bela negara juga bisa diartikan untuk menjaga Pancasila, dalam rangka menjaga keutuhan bangsa. Ia meminta agar jangan sampai Pancasila tergeser oleh ideologi-ideologi lain.

“Kita jangan pernah memberi ruang kepada ideologi-ideologi lain yang ingin mengganti Pancasila. Jangan pernah kita berikan ruang sekecil apapun,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dan Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.