Presiden Bagikan 4.000 Sertipikat Tanah Kepada Warga Bogor dan Sukabumi

Yovie Wicaksono - 26 December 2018
Presiden Bagikan 4.000 Sertipikat Tanah Kepada Warga Bogor dan Sukabumi, Rabu (26/12/2018). Foto : (Biro Pers Sekretariat Kepresidenan)

SR, Bogor – Presiden Joko Widodo memberikan target kepada jajarannya agar pada tahun 2024 mendatang seluruh bidang tanah yang ada di Jawa Barat telah memiliki sertipikat. Adapun untuk tahun 2019 mendatang, ia juga menginstruksikan agar sebanyak sembilan juta sertipikat hak atas tanah dapat diterbitkan kepada masyarakat di seluruh Tanah Air.

“Kita harapkan nanti di Jawa Barat hitungannya 2024 semuanya bersertipikat. Targetnya seperti itu,” ucap Presiden saat menyerahkan 4.000 sertipikat kepada masyarakat di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Rabu (26/12/2018).

4.000 sertipikat itu diperuntukan untuk 4 wilayah yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data yang ada, di Indonesia terdapat 126 juta bidang tanah yang semestinya memiliki sertipikat sebagai tanda bukti kepemilikan. Namun, hingga 2017 baru 51 juta bidang tanah yang bersertipikat, kurang dari separuhnya yang baru memiliki sertipikat. Padahal, ketiadaan bukti kepemilikan yang berupa sertipikat tersebut sering memunculkan sengketa.

Badan Pertanahan Nasional biasanya hanya menerbitkan sebanyak 500.000 sertipikat setiap tahunnya. Namun, sejak beberapa tahun ke belakang, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk bekerja lebih keras agar dapat menerbitkan jutaan sertipikat tiap tahun.

“Tahun yang lalu target kita seluruh Indonesia 5 juta. Tahun ini 7 juta. Tahun depan 9 juta harus keluar,” ucap Presiden.

Target percepatan penerbitan sertipikat tersebut tertuang dalam program yang bernama Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menjadi prioritas nasional. Untuk pertama kalinya di Indonesia, PTSL ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dalam satu wilayah.

Program ini akan memberikan kepastian dan jaminan hukum bagi masyarakat terhadap hak atas tanah yang mereka miliki.

Dalam acara penyerahan kali ini, turut hadir di antaranya ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Bogor Nurhayanti. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.