Presiden Apresiasi Peningkatan Ekspor Komponen Otomotif Nasional

Petrus - 20 April 2018
Presiden Joko Widodo berbicara pada acara Indonesia International Motor Show di Jakarta (foto : Istimewa)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengapresiasi peningkatan angka ekspor komponen industri otomotif nasional. Menurutnya, industri otomotif saat ini berkembang dengan sangat cepat.

“Kita melihat industri otomotif di negara kita itu berkembang begitu sangat cepatnya, dan yang pertama saya senang karena ekspornya meningkat,” kata Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Ekspor komponen terurai tersebut meningkat sebanyak 13 kali lipat, dibanding dengan angka ekspor yang berhasil dibukukan tahun lalu. Hal ini juga diharapkan akan berbanding lurus dengan peningkatan lapangan kerja di sektor otomotif.

“Ini juga akan membuka lapangan pekerjaan yang besar sekali terutama bagi industri-industri menengah dan kecil yang memproduksi komponen-komponen, baik komponen-komponen utama maupun pembantu,” ujar Jokowi.

Saat ini, ekspor komponen yang dilakukan memang masih terbatas ke negara-negara terdekat. Namun, Kepala Negara meyakini dengan harga yang kompetitif, bukan tidak mungkin ekspor berikutnya dapat menembus keluar ASEAN.

“Kita melihat nanti kalau harganya kompetitif saya kira akan bisa keluar dari ASEAN ekspornya,” lanjut Jokowi.

Presiden Joko Widodo mencoba motor modifikasi karya anak bangsa (foto : Istimewa)

 

Selain itu, Presiden juga mengapresiasi perkembangan rancang bangun otomotif nasional, terutama dari sisi interior, yang disebutnya berkembang dengan sangat baik. Ia pun mendorong agar para pelaku industri untuk lebih berani membuat kreasinya sendiri, maupun memodifikasi desain yang ada seperti halnya motor-motor modifikasi yang dipamerkan di sana.

“Saya kira ini memiliki peluang yang besar juga untuk kita ekspor, meskipun pasar di dalam negeri juga besar. Ini juga bisa menjanjikan untuk dikembangkan pada masa mendatang,” imbuhnya.

Pemerintah sendiri akan terus memberikan dukungan dan dorongan agar industri otomotif di Tanah Air dapat berkembang lebih pesat. Sejumlah upaya penyederhanaan regulasi dan sejumlah insentif serta penyiapan infrastruktur akan terus diusahakan.

“Regulasi-regulasi yang ada kita sederhanakan, urusan-urusan yang berkaitan dengan uji kelayakan dan uji emisi memang harus dibuka dan dipercepat. Kemudian yang terakhir, Pelabuhan Patimban ini akan kita percepat dalam rangka ekspor untuk otomotif. Nantinya kita memiliki sebuah pelabuhan yang mengefisienkan biaya-biaya yang ada, sehingga bisa bersaing dan berkompetisi dengan negara-negara lain,” pungkas Jokowi.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.