Presiden Ajak Masyarakat Ikut Kampanye Zakat

Yovie Wicaksono - 15 June 2017
Presiden Joko Widodo Saat Menyalurkan Zakat Ke BAZNAS , Rabu (14/6/2017). (Foto : Superradio/Nina Suartika)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan gagasan inklusi zakat. Gagasan sebagai upaya untuk  mengajak masyarakat ikut dalam kampanye zakat dan menjadi agen zakat bagi masyarakat di semua lapisan.

Salah satu langkah yang ditempuh untuk mendukung hal tersebut ialah dengan memulai program penghimpunan zakat melalui ratusan ribu agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Penghimpunan zakat melalui agen Laku Pandai tersebut merupakan bukti bahwa teknologi dapat berpadu dengan kerja dan ibadah umat Islam.

“Laku Pandai ini sebagai upaya untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk turut membayarkan zakatnya berarti mendorong pula pemerataan pendapatan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Apalagi dengan hadirnya inovasi pembayaran zakat melalui Laku Pandai, akan semakin mempermudah upaya tersebut,” kata Ketua Baznas, Bambang Sudibyo di Istana Negara, Jakarta.

Dalam acara ini, turut hadir 30 konter BAZNAS dan 7 konter agen Laku Pandai yang dapat melayani penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara langsung di lokasi acara. Tampak Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang masing-masing menyalurkan zakatnya melalui konter-konter tersebut untuk kemudian diikuti oleh para menteri dan pejabat eselon I kementerian maupun lembaga pemerintah, serta sejumlah direksi BUMN.

Presiden sendiri dalam kesempatan tersebut menyalurkan zakatnya secara langsung sejumlah Rp45 Juta di mana bukti penyalurannya diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.