Polsek Siman Ponorogo Gunakan Mobil Patroli, Angkut Korban Kecelakaan

Petrus - 26 April 2018
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini

SR, Ponorogo – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Siman, Kabupaten Ponorogo, membuat polisi di Polsek Siman sering menggunakan mobil dinas untuk dijadikan mobil pembawa korban ke rumah sakit. Hal ini karena terbatasnya mobil ambulance di wilayah itu.

“Kalau menunggu mobil ambulance lama, butuh waktu. Kami inginnya cepat segera menolong korban, jadi pakai mobil doublecabin milik Polsek,” kata Kapolsek Siman, AKP Dwi Agus Cahyono, Kamis (24/4/2018).

Agus menjelaskan, saat kejadian kecelakaan antara dua pengendara mobil serta kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki dengan sebuah mobil, anggota Polsek Siman langsung melakukan penyelamatan terhadap korban serta membawanya ke Rumah Sakit untuk segera mendapatkan perawatan.

“Bahkan kalau mobil doublecabin tidak ada, kami terpaksa membawa korban dengan memakai mobil patroli bak terbuka itu,” jelas Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini menuturkan, jika dibutuhkan dalam situasi tertentu ambulance tetap bisa digunakan untuk mengangkut korban kecelakaan. Sedangkan SOP ambulance adalah untuk membawa orang sakit.

“Akan tetapi dalam keadaan tertentu seperti dalam hal kemanusiaan, meski sudah jenazah bisa menggunakan ambulance,” tuturnya.

Menurutnya, penggunaan mobil ambulance memang dimaksudkan membawa korban apalagi dalam keadaan darurat. Namun bagi Rahayu, sepanjang mobil ambulance dibutuhkan untuk membantu dan membawa korban hingga ke rumah sakit, seharusnya dapat digunakan terlepas korban masih hidup atau sudah meninggal.

“Hanya saja jika dalam satu puskesmas ada satu ambulance, masih kurang ya. Takutnya ada kejadian mendadak yang butuh ambulance tapi tidak ada,” imbuhnya.

Selain itu banyaknya warga yang beralasan enggan menggunakan ambulance yang pernah menggangkut jenazah, sehingga hanya digunakan untuk mengangkut orang sakit. Sedangkan di Ponorogo baru lima puskesmas yang memiliki mobil ambulance jenazah.

“Karena kami di lapangan, sebagai pelayan masyarakat sering mendengar masyarakat yang enggan memakai ambulance bekas mengangkut jenazah,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.