Polresta Kediri Antisipasi Gesekan Pengemudi Ojek On Line dan Konvensional

Petrus - 28 October 2017
Ratusan pengemudi ojek on line dikumpulkan di Polresta Kediri, untuk menghindari gesekan dengan pengemudi becak dan ojek konvensional (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Ratusan pengemudi transportasi ojek on line dikumpulkan di ruang Rupa Tama Polresta Kediri, Jumat (27/10/2017) siang, untuk mendapatkan pengarahan dari kapolresta Kediri. Pengarahan dilakukan setelah sebelumnya para pengemudi transportasi daring ini menggelar konvoi di jalanan Kota Kediri.

Konvoi ratusan pengemudi ojek daring melewati beberapa ruas jalan, yang diantaranya melewati pangkalan becak maupun ojek konvensional.

Kapolresta Kediri AKBP Anton Hariyadi mengatakan, dirinya mendapat informasi adanya sejumlah pengemudi transportasi daring atau ojek on line secara spontanitas melakukan konvoi. Hal ini dilakukan sebagai reaksi adanya unjuk rasa sebelumnya dari becak dan ojek konvensional beberapa waktu lalu.

“Karena aksinya spontanitas, saya sampaikan mengenai peraturan penyampaian pendapat di muka umum,” ujarnya.

Pengemudi ojek on line ini dikumpulkan untuk mengantisipasi timbulnya gesekan di lapangan, antara ojek on line dengan ojek tradisional.

“Saya kumpulkan di sini untuk diberikan arahan bahwa permasalahan ini sedang diproses. Baik dari Pemerintah Kota maupun dari Kepolisian, sudah memediasi dan akan ada pertemuan lagi pada hari selasa besok,” kata Anton.

Pihak aparat Kepolisian meminta masing-masing pihak untuk saling menahan diri, dan jangan sampai melakukan tindakan main hakim sendiri. Apabila nantinya ada tindakan pidana, maka polisi tidak segan untuk menindak dan menanganinya.

“Kita akan tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan Sampai blunder melakukan aksi solidaritas, tapi akhirnya membawa kerugian karena melawan hukum dan akan kami proses,” tegasnya.

Kapolresta Kediri mengakui, telah ada beberapa laporan mengenai gesekan antara oengemudi ojek daring dengan pengemudi ojek konvensional.

“Memang ada beberapa kali, berupa umpatan dan perkataan yang tidak enak. Namun itu masih bisa diselesaikan secara baik,” katanya.(fl/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.