Polisi Ponorogo Bagikan Helm Gratis untuk Anak-anak

Petrus - 6 March 2018
Satlantas Polres Ponorogo bagikan helm gratis kepada warga (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Sebanyak seratus helm untuk anak-anak dibagikan Satlantas Polres Ponorogo, dalam rangka Operasi Keselamtan Semeru 2018, yang digelar mulai 5 hingga 25 maret 2018. Kegiatan ini juga menggandeng komunitas bersepeda dan Ponorogo Peduli.

“Kita mengedepankan upaya preventif, preemtif dengan meminimalisir upaya represif dengan perbandingan 40:40:20,” kata KBO Lantas Polres Ponorogo, Iptu Yudi Kristiawan, Selasa (6/3/2018).

Yudi menjelaskan, kegiatan berbagi helm ini dilakukan karena banyak orang tua di Ponorogo yang kurang memperhatikan keselamatan putra-putrinya dalam berkendara, terutama ketika menggunakan sepeda motor saat mengantar anaknya ke sekolah. Kegiatan ini juga bertujuan membuat anak-anak sedini mungkin mengerti mengenai tertib berlalu lintas.

“Ini adalah salah satu strategi kami untuk menjadikan mereka generasi-generasi tertib berlalu lintas untuk kedepannya, karena mereka adalah generasi kita yang harus kita lindungi,” jelasnya.

Pembagian 100 helm untuk anak kecil ini berlangsung sangat singkat, karena langsung habis dalam waktu 30 menit. Bahkan, anak-anak yang dapat menghafal Pancasila denagn baik, diberi uang saku lebih oleh bapak-bapak polisi.

“Ini menunjukkan kurang pedulinya orang tua terhadap keselamatan anak-anaknya, semoga dengan adanya kegiatan ini para orang tua lebih menyadari keselamatan dalam berkendara,” ujarnya.

Sementara itu, David Surya Pratama, seorang warga yang tergabung dalam komunitas Ponorogo Peduli, mengaku prihatin dengan kurangnya kesadaran orang tua terhadap keselamatan anak-anak saat berkendara, karena tidak memakai helm.

“Para orang tua ini kebanyakan hanya mementingkan keselamatan dirinya sendiri, kami terketuk hati untuk mengadakan acara ini bersama Satlantas Polres Ponorogo,” tutur David.

Beberapa orang tua yang diberhentikan kendaraannya untuk diberikan helm kepada anaknya, diantaranya mengaku terburu-buru dan belum mempunyai helm untuk anak-anaknya.

“Ini tadi saya buru-buru mengantar anak, biasanya setiap hari juga saya pakaikan helm,” ujar Lastri.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.