Polda Jatim Ingatkan Kawasan Rawan Kecelakaan Pada Arus Mudik Lebaran 2017

Petrus - 9 June 2017
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machfud Arifin saat melakukan sidak jalur mudik Lebaran di Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Polda Jawa Timur mencatat  ada beberapa daerah yang berpotensi tinggi atau rentan terjadi kecelakaan pada saat arus mudik dan balik Lebaran. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machfud Arifin mengatakan, daerah yang dimaksud diantaranya lintas utara dan jalur tengah.

“Di Malang dan ke arah Banyuwangi. Juga banyak daerah lainya,” kata Machfud Arifin, saat sidak di Pos Polisi Simpang Tiga Mengkreng, Kabupaten Kediri, Kamis (8/6) sore.

Data tahun 2016 menyebutkan, peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jawa Timur cukup tinggi. Setiap satu tahun ada sekitar 5 ribu lebih pengendara yang meninggal dunia akibat kecelakaan.

“Jangan sampai meninggal sia-sia, periode tahun 2015, dan tahun 2016 angkanya juga segitu,” ungkapnya.

Machfud berharap, pada tahun 2017 ini jumlah angka kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia menjadi turun dan dapat diantisipasi. Kapolda juga menghimbau kepada para pengendara untuk taat dan santun dalam berlalu lintas.

“Jangan berhenti sembarangan agar tidak menimbulkan kemacetan,” imbuhnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di pertigaan jalan raya Desa Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, yang merupakan lintas batas wilayah Kediri-Jombang-Nganjuk, Polda Jawa Timur berharap proyek pembangunan jembatan penghubung Kertosono-Jombang dapat diselesaikan pengerjaanya sebelum 16 Juni.

“Diharapkan dapat mengurangi beban penumpukan kendaraan yang melintas di simpang tiga raya Mengkreng,” tandasnya.(fl/sr)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.