Petani Jeruk di Ponorogo Antisipasi Serangan Hama Lalat Buah

Petrus - 9 October 2017
Mahiful menunjukan perangkap lalat buah rancangannya (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Petani jeruk di Ponorogo mengeluhkan banyaknya lalat buah yang menyerang kebun jeruk miliknya. Buah musiman ini biasanya memang panen pada bulan Mei sampai Agustus. Tetapi berbeda dengan kebun jeruk milik Mahiful Hadi, karena banyak yang panen mulai pertengahan September. Kebunnya yang berada di dekat kota membuat tanamannya menjadi sasaran lalat buah, karena tidak adanya tanaman serupa.

“Biasanya saat banyak buah yang masak, lalat buahnya juga akan semakin banyak,” kata Mahiful Hadi, Senin (9/10/2017).

Lalat buah biasanya hanya menyerang buah yang sudah mulai masak, akan tetapi buah yang belum masak pun kadang tidak luput dari serangan lalat buah. Jeruk yang sudah diserang oleh lalat buah akan jatuh dan tidak bisa di panen.

“Untuk mengurangi serangan lalat buah saya menggunakan perangkap kimiawi, yang saya masukkan ke dalam botol bekas minuman,” terang Mahiful Hadi.

Perangkap lalat buah yang di buat Mahiful harus diganti dan dibersihkan setiap dua minggu sekali. Botol bekas tersebut diberi larutan kimia untuk mengundang lalat buah, dan di taruh di luar kebun jeruk. Dengan cara ini diharapkan serangan lalat buah menjadi berkurang, dan dirinya bisa panen buah jeruk seperti petani yang lain.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.