Pesan Menteri Siti Nurbaya pada CPNS KLHK

Petrus - 30 April 2018
Menteri LHK Siti Nurbaya usai bertemu dengan ASN di kementeriannya (foto : Istimewa)

SR, Bogor – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya Bakar berpesan kepada para calon pegawai negeri sipil (CPNS) di KLHK untuk menjadi aparatur sipil negara yang tangguh, berkinerja, selalu belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, membangun optimisme di tengah masyarakat, dan menjaga SDA serta lingkungan Indonesia tercinta. Menurut Siti Nurbaya, ASN merupakan agen pemerintah yang akan terus mendukung pembangunan negara.

“Esensi demokrasi adalah freedom dan otonomi, equality (kesetaraan), keterwakilan, dan citizenship. Di era demokrasi, PNS sebagai ASN janganlah lupa, bahwa kita telah menyerahkan sebagian hak demokrasi kita kepada organisasi, artinya, kita tidak boleh semau-maunya. Demokrasi dalam organisasi ada aturannya,” ujar Siti Nurbaya, Senin (30/4/2018).

Menurut Siti Nurbaya, seorang PNS adalah leader (pemimpin) bagi dirinya untuk melangkah, sekaligus sebagai follower (pengikut). Maka, seorang PNS harus memiliki kepecayaan diri yang tinggi, tangguh, dan menguasai persoalan, melalui proses belajar yang terus menerus.

Siti juga mendukung para CPNS agar dapat aktif mengambil berbagai kesempatan, dengan memperhatikan kode etik, baik kepada atasan, bawahan, negara, dan sesama teman.

“Fungsi birokrasi adalah administrasi, kedua policy advice, yaitu memberikan saran untuk kebijakan, ketiga mengartikulasikan kepentingan, serta keempat yang paling penting adalah menjaga stabilitas pemerintahan,” katanya.

Terkait pentingnya menjaga stabilitas pemerintahan, Siti Nurbaya berulang kali mengingatkan agar para CPNS dapat menjaga kebebasan berpendapat yang dimilikinya, khususnya dalam pengelolaan media sosial.

“Saya minta tolong betul seluruh jajaran KLHK menjaga muatan konten di medsosnya. Berani ga? Harus berani ya. Jagain medsosnya, jagain kontennya. Membantu menjaga stabilitas pemerintah sesuai dengan fungsi birokrasi,” katanya.

Siti Nurbaya juga menegaskan bahwa dalam sistem birokrasi di Indonesia, ada kebebasan untuk berpendapat dan menyampaikan pendapat.

“Jadi di dalam menginformasikan kepada publik kita harus menjaga, dan meyampaikannya dalam posisi kita sebagai ASN. Yang punya medsos, tidak boleh menulis seenaknya atau sebebas bebasnya, karena ada aturan lain,” katanya.

Selain itu, Siti Nurbaya juga menyarankan agar ASN memperhatikan prinsip citizenship, yaitu mendukung warga negara untuk dapat memperoleh hak-haknya. Ia berharap agar CPNS dapat bersikap profesional dan kompeten, dengan menunjukkan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam Kerangka NKRI, dan menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugasnya.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.