Pesan Jokowi, Jadikan Sumpah Pemuda Semangat Abadi

Petrus - 29 October 2017
Presiden Joko Widodo (Foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo berpesan kepada seluruh pemuda di Indonesia untuk menjadikan Sumpah Pemuda sebagai semangat abadi. Sebagai negara beragam, para pemuda harus saling bekerjasama.

“Kita ingin Sumpah Pemuda menjadi semangat abadi para pemuda Indonesia, yaitu kerja sama beragam pemuda dengan latar belakang yang berbeda,” ujar Presiden Joko Widodo, dalam video tentang Peringatan Sumpah Pemuda di Jakarta, Sabtu (28/10/2017).

Dalam video tersebut, Jokowi mengenakan kemeja putih lengan panjang didampingi oleh sekelompok pemuda dan pemudi. Mereka adalah wartawan yang setiap harinya meliput di Istana Kepresidenan.

Di bagian akhir video tersebut, Kepala Negara bersama-sama wartawan mengucapkan,”Pemuda Indonesia, kita tidak sama, kita kerja sama”.

Sementara itu, Badan Ekonomi Kreatif telah memfasilitasi para pemuda Indonesia untuk berinisiatif memberikan dan menyampaikan aspirasi tentang relevansi nilai Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian.

Pada Rabu 25 Oktober 2017, 16 pemuda dari berbagai profesi yang mewakili sektor ekonomi kreatif, termasuk para Startup yang tergabung dalam gerakan Karya Merah Putih di antaranya GO-JEK, Traveloka dan Tokopedia, telah melakukan pertemuan membahas kondisi terkini. Kehadiran mereka melambangkan kemajemukan bangsa Indonesia di era digital. Mereka datang membawa isu kebhinnekaan yang terjadi di ranah profesi masing-masing, berdiskusi membahas komitmen dan kontribusi untuk kebaikan Indonesia di masa depan.

Dari diskusi tersebut, tercetus semangat “Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama”, yang merupakan aspirasi operasional dimana setiap pemuda, tidak peduli suku, agama, aliran politik, atau profesinya, harus melakukan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia sebagai bentuk komitmen untuk membangun bangsa.

“Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama, adalah semangat yang harus dimiliki pemuda untuk melakukan aksi nyata membangun negeri. Meskipun berasal dari profesi, kalangan dan industri yang berbeda, para pemuda mempunyai visi yang sama untuk menjadikan Indonesia lebih besar. Ini relevansi Sumpah Pemuda zaman kini oleh anak muda,” kata Kepala Bekraf, Triawan Munaf.

Gerakan #sumpahpemuda2017 ini memberikan ruang kepada pemuda ekonomi kreatif untuk menunjukkan hasil karya kepada Presiden Joko Widodo, pada peringatan Sumpah Pemuda, Sabtu 28 Oktober di Istana Bogor. Mereka yang tergabung bersama ratusan tamu undangan pemuda, akan berdialog langsung dengan Presiden, menyampaikan aspirasi dan komitmen yang sudah dirumuskan di pertemuan sebelumnya.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.