Perputaran Uang di Kediri Selama Liburan Capai 100 Miliar Perhari

Yovie Wicaksono - 2 January 2019

SR, Kediri – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kantor Kediri, Joko Raharto mengatakan selama masa liburan Natal dan Tahun Baru 2019, mencatat adanya perputaran transaksi keuangan secara tunai hingga mencapai 100 miliar perhari.

Mereka yang melakukan transaksi keuangan tersebut diketahui pada umumnya berasal dari masyarakat luar daerah yang berlibur masuk ke wilayah Kota Kediri.

“Kalau dari pantauan kami, laporan Bank (BCA) waktu liburan panjang kemarin banyak uang masuk di wilayah kita itu sehari bisa 100 miliar. Dari orang luar yang bertransaksi ekonomi secara tunai masuknya cukup tinggi, pernah dalam sehari,” Ujar Joko Raharto, Rabu (2/1/2019) sore, usai mengikuti rapat kordinasi dengan Tim Pengendali Inflansi Daerah Kota Kediri.

Joko menjelaskan pada saat moment masa liburan kemarin, transaksi perputaran keungan secara tunai banyak terjadi diantaranya di tempat lokasi wisata serta penyelenggaraan produk UMKM.

Meski demikian Joko Raharto menilai perputaran uang yang terjadi pada masa liburan panjang kemarin masih sebatas normal, tidak seperti halnya ketika memasuki momentum bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Relatif normal ya, tidak segencar Ramadhan dan Idul Fitri. Kalau Ramadhan Idul Fitri kan ada budaya bagi bagi uang gitu loh, dan tingkat yang mudik itu lebih pasif,” Papar Joko Raharto.

Joko kembali membandingkan jika stok ketersediaan uang sampai sekarang, pasca libur panjang masih mencapai kisaran 3,7 triliun. Lain halnya pada saat momentum lebaran dulu untuk ketersediaan uang bisa dikatakan minim.

“Tidak terlalu tinggi ya karena stok kami sampai saat ini 3,7 Triliun. Kalau Waktu Lebaran dulu kita sampai minim,” Urainya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.