Peringati Hari Kartini, Puskesmas di Ponorogo Gelar Tes IVA

Petrus - 21 April 2018
Petugas kesehatan di Puskesmas Kabupaten Ponorogo memperingati hari Kartini (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Hari Kartini biasanya diperingati dengan memakai kebaya atau pakaian tradisional oleh kaum perempuan. Namun, di Puskesmas Bungkal, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, puluhan petugas kesehatan selain memakai pakaian kebaya, juga melakukan sosialisasi tes Inspeksi Visual Asetat (IVA) gratis, kepada para perempuan terutama ibu-ibu.

Salah seorang warga Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Marsiyem mengatakan, dirinya sengaja mengikuti tes IVA di Puskesmas Bungkal, karena sebelumnya ia sudah rutin mengikuti pemeriksaan IVA ini setiap tahun di Puskesmas.

“Dengan adanya pemeriksaan seperti ini kan bisa tahu sedini mungkin penyakit yang ada di dalam tubuh kita, ini sudah kedua kalinya, tahun kemarin juga. Untungnya baik-baik saja,” kata Marsiyem, Jumat (20/4/2018).

Sementara itu, Bidan Puskesmas Bungkal, Dewi Aisyah menuturkan, momentum peringatan hari Kartini dinilai paling pas untuk melaksanakan sosialisasi sekaligus tes IVA bagi masyarakat. Hal ini karena penyakit kanker serviks merupakan penyakit mematikan nomor lima di Indonesia, dan menyerang kaum perempuan.

“Ini sebagai tindakan preventif penyakit kanker serviks, sehingga kesehatan para ibu-ibu meningkat,” tutur Dewi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini mengatakan, kesadaran para perempuan di Ponorogo untuk melakukan tes IVA tergolong masih sangat kurang. Bahkan hanya 15 persen wanita yang mau melakukan tes ini.

Menurutnya, dengan melakukan pemeriksaan tes IVA, para perempuan diuntungkan mengetahui kesehatan dirinya. Hal ini karena hasil tes dapat menunjukkan apakah perempuan tersebut menderita penyakit kanker atau tidak.

“Semakin dini tahu, maka semakin cepat pula proses penyembuhannya,” jelas Rahayu Kusdarini.

Rahayu menambahkan, pemeriksaan tes IVA ini bisa dilakukan oleh masyarakat Ponorogo di masing-masing Puskesmas. Dengan biaya Rp. 15 ribu saja, perempuan Ponorogo bisa mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya.

Jika nantinya usai pemeriksaan ditemukan kelainan, masyarakat bisa langsung melakukan pengobatan melalui Puskesmas. Namun jika dirasa perlu perawatan intensif, nantinya Puskesmas bakal memberikan rujukan ke Rumah Sakit yang dituju.

“Perlu diingat, tes IVA ini cepat, mudah dan murah untuk dilakukan. Sehingga jangan khawatir dengan pikiran buruk, tes saja dulu semoga hasilnya baik-baik saja. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.