Perempuan Melihat Peluang Bisnis Bidang Kecantikan dan Fashion

Petrus - 1 April 2018
Ika Damajanti mempraktekkan cara merias kepada peserta yang hadir di My Amerika Surabaya (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Dunia kecantikan dan gaya hidup, saat ini menjadi tren sekaligus peluang bisnis yang menjanjikan bila dijalankan dengan sungguh-sungguh. Hal ini yang terungkap dalam diskusi bertema beYOUtiful memperingati International Women’s Day, yang digelar Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, di My America Surabaya, beberapa waktu lalu.

Menghadirkan Ika Damajanti selaku professional makeup artist, dan Ribka Budiman selaku profesional fashion stylist. Sebagai juru rias profesional yang telah menekuni profesi ini sejak 2012, Ika Damajanti menilai bisnis dan karir di bidang kecantikan terutama makeup artist, memiliki masa depan yang menjanjikan.

“Gede banget ya, prospeknya bagus, semua orang butuh makeup, karena yang namanya pesta, namanya wedding, wisuda juga selalu ada. Sekarang orang-orang dimudahkan dengan adanya youtube, sosial media, jadi mereka dapat update lebih cepat, lebih akurat,” kata Ika.

Ika bahkan tidak merasa khawatir akan persaingan karir di bidang makeup artist dengan yang dari luar negeri, karena bidang ini selalu diperbaiki atau terus diperbarui.

“Peluangnya tetap bagus, karena itu bidang yang selalu ada improvement, jadi kedepannya tetap menjanjikan, bagus menurut saya,” lanjutnya.

Ika Damajanti menegaskan, prospek yang menjanjikan dari makeup artist didasari oleh kebutuhan akan kecantikan yang semakin meningkat di masa mendatang.

“Kalau misalkan suka makeup diri sendiri belum tentu bisa jadi makeup artist. Jadi pesan saya temukan your passion, passionnya itu untuk makeup diri sendiri atau makeup orang lain, kalau makeup orang itu bisa jadi makeup artist,” imbuhnya.

Sementara itu, Ribka Budiman selaku profesional fashion stylist berpendapat yang sama dengan Ika Damajanti, yang menyebut dunia kecantikan dan mode merupakan bidang yang memiliki peluang yang baik. Masa depan usaha di bidang kecantikan dan fashion diyakini sangat menjanjikan.

“Berawal dari hobi atau kegemaran, bisa menjadi peluang usaha atau bisnis. Prospeknya ke depan oke banget, karena itu sebenarnya bisa dimiliki oleh semua orang, itu adalah suatu bakat,” kata Ribka.

Tidak terbatas sebagai penata busana untuk kebutuhan penampilan sehari-hari, seorang stylist dapat berkembang pada peluang usaha di bidang pernikahan atau wedding hingga berbagai kebutuhan gaya hidup masyarakat yang lain.

“Karena ternyata kalau dulu cuma fashion, sekarang di wedding, besok-besok buat artis, besok lagi bahkan kalau misalnya ke acara-acara apa, pakai stylist juga. Jadi sebenarnya stylist itu bisa banyak peluang bisnisnya, dimana-mana,” terang Ribka, yang menjadi pengarah gaya untuk pre wedding putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.

Kebutuhan masyarakat akan fashion stylist, saat ini tidak lagi melihat harga atau nilai jasa yang mahal, melainkan lebih pada kebutuhan dan manfaat yang diperoleh masyarakat. Kepuasan pengguna jasa profesi ini, menjadi tolok ukur yang terpenting bagi Ribka.

“Karena mereka sudah mulai tahu, worthednya sebuah stylist itu, jadi mereka tidak merasa mahal lagi kok. Gayanya juga, terus makeup gimana, rambutnya gimana, itu semua kita stylist harus detil, istilahnya stylist itu kita harus detil semua,” jabarnya.

Pada sharing dan diskusi pengalaman di dunia kecantikan serta mode, para peserta berkesempatan memperoleh tips-tips tentang makeup dan stylist, yang langsung dipraktekkan oleh Ika Damajanti maupun Ribka Budiman.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.