Peran Negara dalam Mendukung Ekspresi Toleransi

Yovie Wicaksono - 10 December 2018
Presiden Jokowi dan Budayawan Putu Wijaya. Foto : (Rustam/Biro Pers Sekretariat Presiden)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi)  menegaskan negara memiliki peran penting dalam mendukung ekspresi toleransi. Salah satunya adalah dengan menyediakan panggung interaksi yang bertoleransi.

“Misalnya, smart city yang menyediakan ruang publik inklusif sebagai panggung toleransi, atau bisa juga berupa ruang ekspresi dan kebebasan mimbar akademik dan berupa lembaga-lembaga keagamaan dan lembaga-lembaga pendidikan,” ujar Jokowi di Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Peran negara  yang lain adalah memberikan dukungan sumber daya, perlunya reformasi birokrasi kebudayaan yang fleksibel dan sesuai dengan tuntutan zaman, dan memfasilitasi keterlibatan masyarakat melalui dewan kebudayaan dan dewan kesenian, dan sebagainya.

“Tetapi seberapa pun besarnya peran pemerintah sebagai fasilitator terhadap peluang ekspresi yang bertoleransi, tidak akan mungkin tanpa adanya ruang-ruang ekspresi dan ruang-ruang toleransi ada di masyarakat dan yang ada di para pemimpin bangsa ini baik yang di daerah provinsi maupun di pusat,” katanya.

Menurut Presiden, ruang yang dibutuhkan bukan hanya ruang di luar diri, tetapi juga ruang yang ada di dalam tubuh dan pikiran-pikiran setiap individu. Karena ekspresi yang diwarnai toleransi dan toleransi yang diekspresikan juga membutuhkan ruang dalam hati dan pikiran.

“Membutuhkan ruang dalam niat di semua tindakan kita untuk membuka diri, untuk berbagi, dan untuk mengembangkan diri. Dan dengan cara ini Insya Allah kita bisa mempercepat langkah hijrah kita menuju ke sebuah Indonesia yang maju,” tandasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.