Peraih Emas Asian Games 2018 Cabor Pencak Silat Diarak Warga Ponorogo

Yovie Wicaksono - 6 September 2018
SR, Ponorogo – Warga Ponorogo menyambut antusias kepulangan Aji Bangkit Pamungkas (19 tahun), usai meraih medali emas Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.
Aji Bangkit Pamungkas berhasil menyabet medali emas pada cabang olab raga (Cabor) Pencak Silat pada nomor Tarung Putra Kelas I (85-90kg), mengalahkan Sheik Ferdous Sheik Alauddin, di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Senin (27/8/2018) lalu.
Warga bersama Pemkab Ponorogo mengarak peraih medali emas asal Ponorogo ini melewati sejumlah ruas jalan, mulai perbatasan Ponorogo-Madiun hingga alun-alun Ponorogo.
Selain mendapatkan tabungan dari Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) sebesar Rp. 1,5 miliar, Aji Bangkit Pamungkas juga mendapatkan hadiah tambahan dari Pemkab Ponorogo sebesar Rp. 100 juta yang diserahkan langsung Bupati  Ponorogo Ipong Mucchlisoni.
“Kita berikan bonus tidak besar, ini bentuk kepedulian dan terima kasih kita kepada Aji Bangkit Pamungkas, selain kita juga memberi kesempatan untuk memilih menjadi PNS di daerah, provinsi atau di pusat,” Kata Ipong Mucchlisoni, Kamis (6/9/2018).
Ipong juga menyatakan bila di Ponorogo terdapat Aji-Aji yang lain, dan akan terus didukung untuk dapat berprestasi seperti Aji Bangkit. Bupati bersama dinas terkait akan terus melakukan pembinaan kepada para atlit yang ada di Ponorogo agar terus berprestasi.
“Mudah-mudahan yang lain juga bisa menyusul untuk meraih emas, dan Aji juga akan terus kita dorong untuk bisa terus berprestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Aji Bangkit mengaku tidak menyangka akan mendapat sambutan dari warga Ponorogo dengan sangat meriah dan antusias. Selanjutnya, ia akan fokus pada kejuaran dunia yang akan dilangsung di Singapura akhir Desember, serta mengikuti gelaran Sea Games 2019.
Bangkit menuturkan bahwa ia sempat mengalami krisis percaya diri saat melawan pesilat asal Vietnam di babak semi final. Hal ini karena lawannya merupakan juara dunia silat, dan dengan sengaja menaikkan berat badannya demi bisa bertanding dengan dirinya.
“Saya merasa lebih berat melawan atlet Vietnam, meski saat final saya melawan atlet asal Singapura,” tuturnya.
Bangkit berharap bisa terus berprestasi dan membawa nama harum Ponorogo dan Indonesia di ajang olah raga berikutnya.
“Semoga bisa terus berprestasi membawa nama harum Ponorogo dan Indonesia,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.