Perahu Karam, 17 TKI Masih Hilang

Yovie Wicaksono - 4 July 2018
Ilustrasi Kapal Tenggelam. Foto : (Istimewa)

SR, Kuala Lumpur – 17 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) masih hilang peristiwa perahu karam di Tanjung Punggai Pengerang Johor Bahru Malaysia, Minggu malam (1/7/2018).

Konjen KJRI Johor Bahru, Haris Nugroho di Johor, Rabu, mengatakan pihaknya didampingi Tim Satgas Perlindungan WNI telah melakukan kunjungan ke Posko SAR – MSRC Tanjung Pengelih, Johor, pada 3 Juli 2018 pukul 15.00 waktu setempat.

Tim KJRI diterima oleh APMM dan IPD (Kepolisian) Kota Tinggi. Tim memperoleh penjelasan dari otoritas setempat mengenai kronologi kejadian. Disampaikan juga arus laut sangat kuat dalam beberapa hari terakhir.

Tim SAR telah menemukan satu lagi korban meninggal dunia (laki-laki) yang belum diketahui identitasnya. Sebelumnya ditemukan satu korban perempuan atas nama Siti Aisyah.

Menurut SOP yang berlaku, Posko SAR dibuka selama empat hari dari hari pertama menerima laporan/pengaduan. Namun, operasional Posko dapat diperpanjang apabila dipandang perlu atau ada permintaan dari pihak keluarga atau dari KJRI.

Konjen RI menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada para pihak terkait atas bantuan, perhatian dan kerjasamanya dalam menangani kejadian tersebut, katanya.

Melansir Antara, rekapitulasi korban sampai saat ini adalah perkiraan jumlah penumpang 44 orang, korban selamat 25 orang, korban meninggal dua orang.

Jumlah korban yang belum diketahui status keberadaannya 17 orang.

Sementara itu, nama-nama korban selamat adalah Arsil (30), Milwan (24), Pian (25), Tinus (24), Panji (28), Pristin (25), Mohd. Nasir (26), Habibul (27), Supriadi (34), Hendra (35), Bartoro (69), Agil (27) yang mengaku suami dari Siti Aisah korban meninggal.

Kemudian Adi (25), Riski (17), Jumlah (32), Hendri (32), Isa Ismail (32), Sukandi (23), Rumadi (24), Taiser (22), Angbar (22), Jeprianto (23), Masriadi (16), Tahri (29) dan Zainal (25). (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.