Pengungsi Korban Longsor Kediri Dizinkan Pulang

Petrus - 14 April 2017
Lokasi Longsor di Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Setelah 7 hari lebih mengungsi di Balai Desa akibat terdampak bencana longsor, Warga Dusun Selo Rejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jumat (14/4/2017) diizinkan pulang ke tempat tinggal masing-masing. Pemulangan warga atas rekomendasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, yang menilai lokasi longsor sudah aman dan dapat ditempati kembali.

“Rapatnya kemarin sore bersama Muspika dan BPBD. Hari ini sudah diputuskan, mereka  diizinkan pulang ke rumah masing masing,” terang Edy Susanto, Kepala Desa Surat.

Pasca bencana longsor, Balai Desa Surat dijadikan lokasi pengungsian dan ditempati 41 orang. Mereka yang mengungsi adalah pria dewasa, ibu rumah tangga, lansia, dan anak-anak. Setelah diputuskan boleh pulang kembali ke rumah masing-masing, para pengungsi sudah mulai mengemasi barang-barang yang dibawa mengungsi, untuk dibawa pulang kembali ke rumah.

Edy menegaskan, warga yang sebelumnya mengungsi dan sudah kembali ke rumahnya, masih berhak menerima bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan hidup darurat lainnya.

“Untuk logistik, tetap kita kirim,” singkatnya.

Dari enam rumah warga yang rusak, dua diantaranya dalam kondiri rusak parah dan belum diperbaiki. Pihak perangkat desa sebenarnya sudah menawarkan bantuan, khusunya bagi dua warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, untuk tetap menginap di balai Desa. Namun warga lebih memilih untuk tinggal sementara dirumah yang rusak.

Hujan deras yang terjado beberapa hari yang lalu menyebabkan sebuah tebing di lereng Gunung Wilis mendadak longsor, tepatnya di Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo. Reruntuhan tebing setinggi 10 meter menimpa enam bangunan rumah warga, sehingga 14 keluarga harus mengungsi di Balai Desa.(fl/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.