Pengungsi Gempa Palu di Ponorogo Mendapatkan Bantuan

Petrus - 12 October 2018

SR, Ponorogo – Bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, membuat warga yang berada di kota terdampak berbondong-bondong mengungsi, terlebih warga yang memang bukan asli penduduk Palu.

Seperti yang dilakukan beberapa warga Ponorogo asal Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, mereka rela meninggalkan apa yang sudah diraih di Palu, agar dapat pulang ke kampung halamannya di Ponorogo.

“Setelah gempa itu saya langsung mengungsi dan mengumpulkan sanak saudara yang berasal dari Ponorogo, beberapa ada yang terpencar dan pergi ke Makasar untuk bisa mendapatkan pesawat,” kata Suprapto, belum lama ini.

Suprapto menerangkan, sebelumnya memang sudah ada gempa kecil, akan tetapi tidak dirasa. Namun, setelah magrib terjadi gempa dan tsunami di Palu dan daerah sekitarnya.

Suprapto serta warga lain memutuskan untuk kembali ke Ponorogo, karena perekonomian di Palu sudah tidak mendukung. Pria pedagang sembako ini bahkan telah mengikhlaskan barang dagangannya, untuk membantu korban gempa dan tsunami lainnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Ipong Muchlisono, saat ini mulai mendata siapa saja pengungsi bencana dari Sulteng yang tersebar di Ponorogo. Bahkan untuk yang berada di lokasi bencana pun, dirinya telah meminta relawan yang berasal dari Ponorogo untuk mendata warganya yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

“Beberapa sudah kami identifikasi, seperti yang berada di kecamatan Ngrayun dan Bungkal sejumlah 11 kepala keluarga dengan 38 jiwa,” tuturnya.

Korban bencana gemla Palu yang sudah terdata menurutnya akan diberikan bantuan berupa peralatan rumah tangga, sembako, dan uang tunai. Uang tunai ini menurutnya akan diambil dari APBD, melalui anggaran bantuan sosial yang tidak direncanakan.

“Kita berikan ke warga kita, dengan jumlah maksimal per orang Rp. 5 juta, saat ini sudah dalam proses administrasi, dan kemungkinan minggu ini bisa diberikan kepada seluruh yang kena musibah,” imbuhnya.

Selain itu, Ipong juga akan memberikan beasiswa kepada anak-anak korban bencana Palu, yang akan bersekolah di Ponorogo sampai dengan lulus SMA. Ia berharap dengan bantuan dari pemerintah ini, dapat meringankan beban serta memulihkan trauma pasca bencana.

“Kita akan membantu semaksimal mungkin, dengan Pemerintah Kota Palu dan BNPB, dalam segala hal yang menyangkut penanganan pasca bencana akan kita daftarkan juga untuk mendapat bantuan dari pemerintah di sana, karena sudah terlajur kembali ke Ponorogo,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.