Pengemudi Becak dan Ojek Konvensional Tolak Transportasi On Line

Petrus - 10 October 2017
Sejumlah pengemudi becak berunjuk rasa menolak transportasi on line di kantor Pemkot Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Sekitar 150 orang pengemudi becak dan ojek konvensional se-Kota Kediri melakukan aksi konvoi turun ke jalan, Selasa (10/10/2017) siang. Aksi turun ke jalan ini dilakukan untuk menyuarakan aspirasi pengemudi becak dan ojek konvensional yang menuntut pembubaran transportasi on line.

Ratusan tukang becak ini berangkat menggunakan becak mereka sambil beriring-iringan mulai dari jalan lingkar Taman Sekartji menuju kantor Balai Kota Kediri. Setibanya dari tempat yang dituju, pengemudi becak dan ojek konvensional memarkirkan kendaraan mereka di sebelah gerbang masuk Balai Kota.

Sepuluh perwakilan pengunjuk rasa akhirnya diterima sejumlah pejabat Pemerintah Kota Kediri, diantaranya Seketaris Daerah Budi Sunu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Ferry Jatmiko, Kepala Badan Penananam Modal Anang Kurniawan, serta Apip Pramana selaku Kabag Humas Pemkot Kediri.

“Kita menghendaki mereka dibubarkan, karena berimbas pada penghasilan kita,” kata Kusaeri, selaku koordinator aksi.

Usai pertemuan, Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Pramana menerangkan, pihaknya bersama Dinas Perhubungan sepakat akan memfasilitasi pertemuan antara pengemudi becak dan ojek konvensional, dengan pelaku jasa transportasi on line.

“Kita akan mencarikan solusi yang terbaik, sehingga masing-masing bisa mencari nafkah,”  ujar Apip Pramana.

Aksi yang dilakukan ratusan tukang becak dan ojek konvensional ini bukan hanya sekali ini saja, melainkan sudah kali kedua. Sebelumnya mereka juga melakukan aksi yang sama ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kediri.(fl/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.