Pendopo Ngawi Terbuka bagi Sanggar Seni

Yovie Wicaksono - 13 October 2018
Sejumlah Penari Asal Kabupaten Ngawi di Gelar Seni Budaya Jawa Timur, Jumat (12/10/2018) malam. Foto : (Antara)

SR, Surabaya – Pemerintah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mempersilahkan ruang pendopo di lingkungan kantor pemerintah daerah setempat untuk dipergunakan sebagai tempat berlatih sanggar-sanggar kesenian.

“Kami mendorong Dinas Pariwisata untuk membina sanggar-sanggar seni yang ada di Ngawi,” ujar Bupati Ngawi Budi Sulistyono kepada Antara saat mendampingi tim keseniannya tampil di Gelar Seni Budaya Jawa Timur 2018, yang berlangsung hingga Sabtu (13/10/2018) dini hari di Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali Surabaya.

Ia mengatakan Pendopo Kabupaten Ngawi terbuka 24 jam setiap hari untuk dipergunakan sebagai tempat berlatih bagi seluruh sanggar kesenian yang ada.

“Kami sedang membangun dan mengembangkan pariwisata di berbagai tempat di Ngawi. Pariwisata ini tidak bisa berdiri sendiri, salah satunya harus berintegrasi dengan kesenian,” katanya.

Bukan hanya itu, dia menambahkan, pembangunan pariwisata di Ngawi juga berseiring dengan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Produk UMKM ini juga selalu kami utamakan. Seperti yang selalu ditekankan oleh Gubernur Soekarwo, UMKM adalah ekonomi kerakyatan yang selalu survive, tak akan goyah oleh goncangan krisis apapun karena bersumber dari bahan baku lokal,” ucapnya.

Budi meyakini pembangunan pariwisata yang bersinergi dengan pengembangan kesenian dan UMKM yang sedang digalakkan saat ini akan berdampak langsung dengan pengentasan kemiskinan.

“Tujuannya adalah memacu perputaran ekonomi bagi masyarakat di wilayah yang sedang kami bangun,” ujarnya.

Saat ini pengembangan pariwisata di Kabupaten Ngawi terpetakan di wilayah atas dan bawah. “Di wilayah atas kami memiliki banyak wisata alam, seperti Air Terjun Srambang dan Kebun Teh Jamus,” katanya.

Di wilayah bawah Kabupaten Ngawi memiliki tempat-tempat wisata sejarah, seperti Museum Trinil dan Benteng Pendem. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.