Pemprov Jawa Timur Dorong Pengembangan Sektor Pariwisata Sebagai Pendongkrak Perekonomian Daerah

Petrus - 21 January 2018
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yususf menghadiri Gelar Pesona Etnik Jatim dan Launching Seni Pariwisata Disbudpar Tahun 2018, di Gedung Cak Durasim, Surabaya (foto : Humas Pemprov Jawa Timur)

SR, Surabaya – Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor penyumbang PDRB Jawa Timur, dengan angka Rp. 106 triliun. Potensi yang cukup besar dan menjanjikan ini diharapak terus mendatangkan nilai positif bagi Jawa Timur, terutama untuk kemajuan perekonomian daerah.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mengatakan, pariwisata Jawa Timur dapat menjadi sektor yang menjanjikan, bila dikemas secara menarik dengan menonjolkan kebudayaan serta kearifan lokal. Wisata kata Saifullah Yusuf, harus dikembangkan menjadi tontonan menarik untuk semua generasi, baik turis lokal maupun mancanegara.

“Dengan dikemas menjadi lebih menarik, maka turis akan berbondong-bondong ingin mengunjungi Jatim,” kata Saifullah Yusuf, pada acara Gelar Pesona Etnik Jatim dan Launching Seni Pariwisata Disbudpar Tahun 2018, di Gedung Cak Durasim, Surabaya, Saby (20/1/2018) malam.

Data yang ada menyebutkan, jumlah kunjungan turis mancanegara ke Jawa Timur sebanyak sekitar 300.000 jiwa pada tahun 2009. Tahun 2017 telah mencapai sekitar 600.000. Pada tahun 2019 mendatang, ditargetkan angka tersebut dapat meningkat menjadi sekitar 1 juta turis yang mengunjungi Jawa Timur. Sedangkan kunjungan wisatawan lokal pada tahun 2016 sebanyak 54 juta orang, meningkat 4-5 persen pada tahun 2017 sebanyak 58 juta orang.

“Perlu kerja keras agar turis menyenangi budaya Jawa Timur. Oleh sebab itu, potensi wisata harus digali dan dikemas dengan baik,” ujarnya.

Jumlah kunjungan turis ke Jawa Timur, kata Wakil Gubernur, juga dipengaruhi oleh infrastruktur yang memadai. Pembangunan jalan tol yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, dapat meningkatkan potensi kunjungan wisata ke Jawa Timur semakin meningkat.

Sementara itu, Kadisbudpar Jatim, Djarianto menuturkan pariwisata Jatim tiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada tahun 2016 kunjungan wisatawan lokal sebanyak 54 juta orang, meningkat 4-5 persen pada tahun 2017 sebanyak 58 juta lebih.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.