Pemkot Surabaya Pulangkan 83 PMKS ke Daerah Asal

Petrus - 14 September 2017
Ilustrasi. Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Balai Kota Surabaya sebelum dipulangkan ke daerah asal (foto : Superadio/Srilambang)

SR, Surabaya – Sebanyak 83 orang penyandang masalah kesejahteraan Surabaya (PMKS) dipulangkan ke daerahnya masing-masing oleh Pemerintah Kota Surabaya. Mereka diizinkan pulang setelah dinyatakan sembuh oleh tim dokter spesialis jiwa.

“Tim dokter menyatakan bahwa mereka sudah sembuh, mengetahui rumahnya, siapa keluarganya dan bisa mengenal diri mereka sendiri, bahkan ketika diberitahu akan pulang mereka sangat senang sekali,” ujar Tri Rismaharini, belum lama ini.

Pemulangan PMKS ini juga memperhatikan kapasitas atau daya tampung Liponsos yang sudah melebihi kapasitas. Saat ini jumlah penghuni Liponsos mencapai 1.510 orang dari daya tampung sekitar 900 orang.

“Jika sudah dinyatakan sembuh oleh tim dokter dan dinilai bisa mandiri, maka akan kita pulangkan secara bertahap,” lanjutnya.

PMKS yang dipulangkan Senin (11/9/2017) yang lalu, bukan berasal dari Surabaya saja, melainkan dari luar Surabaya, bahkan dari luar Provinsi Jawa Timur, seperti dari Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Utara dan Bangka belitung.

“Selama perjalanan mereka didampingi 1 dokter, 7 anggota TKSK dan 2 orang perwakilan dari Dinsos,” kata Risma.

Pemkot Surabaya sebelumnya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, untuk menampung dan merawat PMKS setibanya mereka di kota masing-masing. Koordinasi dilakukan agar nasib para PMKS tidak terlantar setibanya di kota masing-masing.

“Seperti Pemprov Jawa Barat, langsung merespon surat dari kami dan menyatakan siap merawat mereka,” imbuhnya.

Pemkot Surabaya menyediakan 7 mobil dengan rute kabupaten/kota di Jawa timur, serta 2 bus rute Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sedangkan yang berada di luar Jawa telah disiapkan transportasi berupa kapal laut dan pesawat terbang.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.