Pemkot Surabaya Gelar Apel Kesiagaan Pengamanan Lebaran 2018

Petrus - 12 June 2018
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Forkopimda Surabaya pada apel kesiagaan pengamanan Lebaran 2018 (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Sebanyak 877 pasukan gabungan dari TNI, Polri dan jajaran Pemerintah Kota Surabaya, melaksanakan apel pasukan di Balai Kota Surabaya, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin (12/6/2018) sore, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, petugas keamanan dan stabilitas Kota Surabaya harus lebih siaga dalam menjaga dan mengamankan Kota Surabaya, selama mudik Lebaran 2018. Kewaspadaan harus ditingkatkan, agar tidak kecolongan lagi seperti pada peristiwa teror bom pertengahan Mei lalu.

“Kondisinya telah berbeda dengan tahun-tahun lalu. Pastinya tugas kita semua yang di lapangan tentu jauh lebih berat. Mari kita bergandengan tangan dengan lebih meningkatkan kewaspadaan kita dari tahun sebelumnya,” kata Risma.

Risma mengungkapkan, pihaknya telah membuat sistem kontrol yang jangkauannya akan lebih luas dibanding tahun sebelumnya. Pengamanan tidak hanya dilakukan pada kawasan kampung dan perumahan, melainkan juga pada fasilitas umum dan tempat-tempat ibadah.

“Kalau dulu Linmas Kelurahan hanya menjaga perumahan. Kalau sekarang ini kita tambahi untuk menjaga fasilitas umum dan tempat ibadah,” tegas Risma.

Pengamanan menurut Risma, tidak hanya dilakukan untuk mengantisipasi adanya ancaman terorisme, namun juga bahaya lain yang dapat mengganggu stabilitas Kota Surabaya.

“Bukan hanya kita mengantisipasi ancaman terorisme. Namun juga bahaya-bahaya kebakaran, miras dan bahaya-bahaya lain yang disertai dengan kekerasan lainnya,” imbuhnya.

Wali Kota juga menyerahkan username dan password terkait Aplikasi Kependudukan (Sipandu) kepada Kapolrestabes Surabaya dan Danrem 084/Bhaskara Jaya.

“Saya ingin beliau-beliau ini tahu apa yang dilaporkan RT/RW. Kalau ada laporan langsung kita bisa diskusikan,” lanjutnya.

Pada apel siaga ini, Pemkot Surabaya juga menghibahkan 20 unit sepeda motor hasil lelang, kepada Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Danrem 084/Bhaskara Jaya, untuk membantu operasional selama pengamanan lebaran.

“Ada 20 unit motor yang kita berikan. Delapan untuk Polrestabes, empat ke pemkot, empat ke Korem dan empat ke Polres Tanjung Perak. Biar dipakai untuk operasional membantu pengamanan lebaran,” kata Risma.

Masyarakat Surabaya juga diajak untuk terlibat aktif dalam pengamanan lingkungan tempat tinggalnya, yang banyak ditinggal mudik warganya. Pengamanan dalam bentuk Siskamling atau Pamswakarsa ini diharapkan dapat mengantisipasi berbagai ancaman dan bahaya di lingkungan tempat tinggalnya.

“Sebelum ditinggalkan, cabuti semua stop kontak, sehingga tidak ada konsleting listrik dan sebagainnya,” Risma berpesan.

Warga yang akan mudik diminta melaporkan berbagai hal kepada RT/RW setempat, agar dapat saling mengawasi dan menjaga rumah yang ditinggalkan. Kepada warga akan mudik, Risma berpesan agar menyempatkan istirahat bila merasa lelah, agar tidak terjadi kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk.

“Untuk warga yang melakukan mudik, silahkan beristirahat di jalan, jika dirasa lelah,” ujarnya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.