Pemkot Surabaya Fasilitasi Anak Putus Sekolah Melalui Kampung Anak Negeri

Petrus - 3 March 2017
Ilustrasi. Anak-anak penghuni Kampung Anak Negeri berlatih olah raga tinju (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya berupaya memberi perhatian dan fasilitas kepada anak-anak yang mengalami permasalahan kesejahteraan sosial, melalui pembinaan pendidikan formal dan informal di UPTD Ponsos Kampung Anak Negeri

Kepala UPTD Pondok Sosial Kalijudan dan Kampung Anak Negeri, Erni Lutfia mengatakan, Kampung Anak Negeri merupakan tempat untuk menampung dan memberikan sarana pendidikan bagi anak-anak putus sekolah, anak terlantar dan anak jalanan, baik pendidikan formal, serta pengembangan minat dan bakat. UPTD Ponsos Kampung Anak Negeri merupakan gabungan dari UPTD Kalijudan sesuai dengan Perwali tahun 2016 dengan status penyandang masalah kesejahteraan sosial.

“Rata-rata UPTD tersebut dihuni oleh anak jalanan, keluarga tidak mampu, berlatar belakang keluarga broken home serta anak-anak yang mengalami putus sekolah, namun kebanyakan merupakan anak putus sekolah,” kata Erna, Jumat (3/3/2017).

Erna melakukan pendekatan terhadap anak-anak penghuni Kampung Anak Negeri, dengan mengajak sejumlah tim pengajar dan psikolog, untuk melihat sejauh mana anak-anak putus sekolah itu siap untuk kembali bersekolah.

“Jika jangka waktu putus sekolah anak-anak itu pendek, maka mereka akan disuruh kembali bersekolah. Tapi bila jangka waktunya panjang, maka anak-anak tersebut akan diberi pembinaan edukasi yang dilaksanakan setiap Senin sampai Jumat,” ujar Erna.

Dari 35 anak yang tinggal di UPTD Kampung Anak Negeri, terdapat 13 anak yang mau kembali menempuh pendidikan formal, dan 4 diantaranya merupakan anak-anak inklusi.

“Inilah tujuan utama kami, mengembalikan mereka ke sekolah supaya mampu mengubah hidupnya ke arah yang lebih baik,” tukas Erna.

Selain pendidikan formal, tim pengajar dan pendamping juga memberikan beberapa kegiatan rutin untuk mengembangkan minat dan bakat anak, seperti olahraga dan seni. Pendampingan yang dilakukan selama ini telah mampu menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Kota Surabaya. Prestasi yang diraih anak-anak Kampung Anak Negeri antara lain di bidang oleha raga tinju, balap sepeda, dan pencak silat.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.