Pemkab Ponorogo Sidak Harga Sembako di Bulan Puasa Ramadhan

Petrus - 23 May 2018
Ilustrasi. Pemkab Ponorogo melakukan sidak harga sembako di bulan Ramadhan (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Memasuki bulan puasa Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Ponorogo, yakni Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdakum), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa tempat. Sidak dilakukan mulai dari pasar tradisional yaitu pasar legi songgolangit, sampai pasar modern yang menjadi pusat perbelanjaan di Ponorogo.

Dari hasil sidak ditemukan beberapa penjual yang menjual ikan asin terindikasi formalin, dan beberapa bungkus cendol yang sudah memasuki kadaluarsa dan bungkusnya rusak. Ada juga penyimpanan makanan beku yang suhu penyimpanannya tidak sesuai standar sehingga mengalami kerusakan.

“Ada beberapa sampel ikan asin, kurang lebih empat item kami ambil sampelnya yang nantinya akan kami cek di laboratrium BPOM di Surabaya, apakah ada kandungan formalin atau tidak,” kata staff Bidang Pemeriksaan dan Penyelidikan BPOM Surabaya, Veronica Sandra Lolita, Rabu (23/5/2018).

Dalam sidaknya, BPOM juga mengingatkan pemilik toko agar meletakkan makanan beku didalam freezer bukan diapajang pada etalase toko.

“Beberapa makanan beku suhu dan penyimpanannya tidak sesuai, biasanya untuk frozen food harus sampai beku,” terang Veronica.

Sementara itu Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno, yang ikut mengawal sidak menanggapi keluh kesah beberapa pedagang tentang kenaikan harga bahan makanan atau sembako.

“Nanti pemkab bersama perdakum akan mengadakan operasi pasar untuk menstabilkan harga, serta tadi yang banyak mengalami kenaikan justru krupuk mentah,” tutur dia.

Sementara itu, salah satu penjual daging ayam, Sri Pujiati (48) mengaku sudah lebih dari seminggu ini terjadi kenaikan daging ayam. Meski terjadi kenaikan harga, namun dagangannya tetap laku diserbu pembeli.

“Banyak pembeli mengeluh karena sebelumnya harga daging ayam Rp. 32 ribu per kilogram, kini naik jadi Rp. 37 ribu per kilogram,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.