Pemkab Ponorogo Sediakan Rp. 90 Milyar untuk Pembangunan Pasar Legi

Petrus - 2 August 2018

SR, Ponorogo – Pedagang Pasar Legi Utara masih menunggu pembangunan kembali Pasar Legi yang terbakar pada Mei 2017 lalu. Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebelumnya telah mengumpulkan pedagang dan berdialog untuk menerima aspirasi pedagang, sebagai bagian dari perencanaan pembangunan pasar yang baru.

“Ada 2 opsi, satu parkir itu di sebalah utara, di eks pengadilan. Kedua, parkir itu ada ditengah,” kata Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdakum), Fitri Nurcahyo, Kamis (2/8/2018).

Fitri menjelaskan, para pedagang sudah sepakat dan lebih memilih penempatan parkir berada di tengah pasar. Hal ini untuk memudahkan pembeli mengakses barang yang dijual oleh pedagang yang ada disebelah utara dan selatan, sehingga pedagang dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pembeli.

“Parkir di tengah situ, tidak ngumpul menjadi satu di sebelah utara seperti saat ini, yang membuat pembeli berjalan terlalu jauh untuk mengakses pedagang yang di sebalah selatan,” ujarnya.

Fitri menuturkan, hingga saat ini pembanguan pasar telah masuk tahap perencanaan, dan akan dilanjutkan lelang fisik selama satu bulan.

Pada tahap pembangunan nanti, sebanyak 1.168 pedagang pasar legi, 256 eks pedagang di pengadilan, dan 303 pedagang eks pengadilan akan direlokasi ke eks RSUD.

Fitri mengatakan, untuk pemindahan pedagang akan dilakukan ketika semua kios sudah selesai dibangun, untuk menghindari gesekan antar pedagang. Selain itu, untuk anggaran pembanganan pasar akan diambilkan dari APBD Kabupaten Ponorogo.

“Untuk dana, kami juga akan mengajukan proposal ke APBN, dan pembangunan pasar akan dibangun bertahap selama 3 tahun dengan total anggaran Rp. 90 milyar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pasar Legi, Abdul Rokhim berharap, pemindahan pasar Legi dapat dilakukan secepatnya. Selain itu, tidak ada pengurangan volume lapak dagangan, sedangkan pemindahan dilakukan secara bersama-sama agar salah satu pihak pedagang tidak mengalami kekurangan pembeli.

“Semoga pasar segera dibangun oleh pemerintah sesuai dengan apa yang telah menjadi kesepakatan dengan pedagang,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.