Pemerintah Tingkatkan Pasokan Air di NTT Melalui Embung

Petrus - 10 January 2018
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meresmikan pembangunan embung di NTT (foto : Istimewa)

SR, NTT – Pemerintah Indonesia terus berupaya mempercepat pembangunan dan pemerataan di sejumlah wilayah bagian timur Indonesia, salah satunya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui proyek strategis nasional, pemerintah membangun banyak Embung di Provinsi NTT.

“Pemerintah telah membangun 74 Embung di Kabupaten Rote Ndao,” kata Presiden Joko Widodo, saat meresmikan Embung Saina, di Kabupaten Rote Ndao, NTT, Selasa (9/1/2018).

Sebagaimana disampaikan dalam rapat terbatas pada Februari 2017, sekitar 30 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTT berasal dari sektor pertanian dan perikanan. Hal itu menunjukkan bahwa kedua sektor tersebut merupakan kunci kesejahteraan rakyat NTT.

Menurut Jokowi, masyarakat NTT menyambut positif pembangunan banyak Embung ini. Kini, di sekitar Embung yang dibangun, banyak terhampar lahan-lahan pertanian baru yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat.

“Kita melihat tadi di sekitar embung ini masyarakat menyambut dengan membuat sawah-sawah baru, kemudian menanam jagung, di bawah tadi saya lihat padi-padi sudah mulai ditanam. Saya kira apa yang kita bangun ini disambut masyarakat dengan hal-hal yang produktif,” kata Jokowi.

Kepala Negara berharap, poduktivitas sektor pertanian disini juga dapat ikut meningkatkan produksi beras dari NTT.

“Tadi Pak Bupati menyampaikan di sini sudah surplus, sudah diambil Bulog. Ini yang kita harapkan, produksi beras di Kabupaten Rote Ndao yang terus meningkat,” ujar Jokowi.

Kepala Negara juga menyatakan, bahwa kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT ialah adanya pasokan air yang cukup. Untuk itulah pemerintah terus membangun Embung-embung di NTT untuk menjaga pasokan air.

“Kalau air ada, urusan pertanian, kebun, dan keperluan air baku akan terselesaikan. Dengan 74 Embung yang sudah ada ini, kita harapkan produktivitas pertanian dan kebun akan meningkat,” lanjut Jokowi.

Sampai dengan saat ini, pemerintah telah membangun sebanyak 1.100 embung di seluruh penjuru NTT. Bersamaan dengan pembangunan 74 Embung yang dikhususkan di Kabupaten Rote Ndao, turut dibangun pula 24 Embung lainnya di kawasan lain di NTT.

Embung Saina sendiri yang berlokasi di Desa Oelolot, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao memiliki kapasitas tampung seluas 102.709 meter kubik. Embung tersebut diharapkan dapat melayani kebutuhan air baku dan peternakan, bagi sekitar 225 warga di wilayah itu.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.