Pedagang Pasar Legi Ponorogo Minta Kepastian Waktu Relokasi

Petrus - 12 October 2018

SR, Ponorogo – Pemkab Ponorogo berencana membangun kembali Pasar Legi Songgolangit, sehingga membuat ribuan pedagang harus direlokasi saat pembangunan berlangsung. Namun hingga saat ini, belum ada kepastian kapan waktu relokasi dilakukan sehingga para pedagang mengaku resah.

“Kita hanya ingin jadwalnya jelas, supaya kita bisa siap-siap. Padahal rencana relokasinya November,” kata Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Legi, Shenkli Fauzi, Jumat (12/10/2018).

Fauzi menjelaskan, pihaknya sudah berusaha menemui Dinas Perdakum terkait permasalahan jadwal ini. Namun sudah 3 kali berusaha bertemu, tetap saja gagal dengan alasan belum ada waktu atau sedang ada urusan.

“Banyak keluhan dari pedagang yang resah karena Bu Addin (Kadis Perdakum) bilangnya November relokasi, tapi kepastiannya kapan belum dibicarakan dengan kami,” terangnya.

Selain itu, Fauzi pun mendesak Dinas Perdakum untuk mengakomodir lapak pedagang agar sesegera mungkin mengatur tanggal relokasi.

“Kami siap dipindah, yang paling penting lapak terakomodir semua,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdakum) Addin Andanawarih menerangkan, proses relokasi hanya memerlukan waktu 1 minggu saja. Hal ini karena lokasi yang digunakan sementara oleh para pedagang sudah siap, yakni di bangunan bekas RSUD.

“Kami sudah melakukan zonasi, tinggal pindah saja, di sana sudah tersedia lahan parkir, MCK, musala,” tuturnya.

Addin menambahkan, jika para pedagang sudah direlokasi, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melakukan appraisal dan proses perataan bangunan pasar selama 1,5 bulan.

“Lalu pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membangun, waktunya cuma 1 tahun,” imbuh dia.

Data dari Dinas Perdakum menyebutkan, terdapat 1.168 pedagang pasar Legi, 256 pedagang eks gedung pengadilan, dan 303 pedagang di pasar eks stasiun juga akan direlokasi. Nantinya, jika bangunan pasar sudah selesai dibangun, keseluruhan pedagang akan dijadikan satu di Pasar Legi.

“Pedagang sudah setuju, tinggal nanti pembagian lapaknya, apa sistem arisan atau seperti apa, kita ngikut saja sama pedagang,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.