Opinium, Aplikasi Uji Hoaks

Yovie Wicaksono - 5 May 2018
Dukungan dan Apresiasi Universitas Airlangga Surabaya, untuk Opinium, Jumat (4/5/2018). Foto : (Super Radio/ Humas Universitas Airlangga Surabaya)

SR, Surabaya – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memberikan apresiasi sekaligus dukungan untuk aplikasi uji hoaks “Opinium” Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan uji hoaks sebuah berita dari dunia maya.

Rektor Unair Surabaya, Moh.Nasih mengatakan, aplikasi ini dapat menjadi wahana menyehatkan bagi informasi yang beredar. Mewakili sivitas Unair, ia menyampaikan terima kasih untuk lahirnya aplikasi opinium.

Menurutnya, aplikasi tersebut dapat mendorong orang atau para pencari informasi untuk membaca secara lebih konprehensif.

“Selain itu, opinium juga bermanfaat bagi para akademisi Unair, karena dapat  mendorong hasil karya dari para akademisi agar bisa diketahui banyak orang”, ujar Nasih, Jumat (4/5/2018).

Aplikasi opinium penguji hoaks ini mempunyai fasilitas “ Unggah, Uji, Ungkap”. Pengguna dapat mengunggah materi informasi, menguji tingkat kebenarannya pada komunitas untuk menilai hoaks/tidak, dan kemudian membantunya untuk mengungkapkan , membagikannya atau tidak.

Aplikasi ini juga memfasilitasi penggunanya untuk fact-check (cek fakta) sebagai bagian dari upaya membangun kecerdasan literasi digital. Mengurangi persebaran berita sampah (termasuk hoaks & black campaign) di dunia internet.

Hasanudin, salah satu inisiator opinium mengatakan, uji berita hoaks di opinium bukanlah robot ataupun mesin, tetapi para pengguna yang tergabung dalam komunitas opinium.

Pengguna dapat mengunggah informasi yang ingin diketahui kebenarannya maupun yang sudah diketahui namun masih ragu dan perlu keyakinan, informasi tersebut dapat diujikan kepada komunitas opinium. Kemudian pengguna yang akan memutuskan sendiri kebenarannya.

Sabrang Mowo Damar Panuluh (Noe Letto), inisiator lainnya, menambahkan, yang paling melatarbelakangi aplikasi ini adalah masalah.

“Masalah yang mana? Banyak sekali, misalnya keributan di twitter dan facebook yang tidak ada ujungnya, kemudian informasi hoaks atau tidak yang susah mencari klarifikasinya”, ujarnya.

Sistem reputasi personel opinium ini mengangkat integritas, kredibilitas dan kapabilitas informasi yang diunggah. Sabrang mengatakan reputasi dirinya di opinium tinggi pada topik agama, politik dan internasional.

Keunggulan aplikasi opinium ini tidak hanya dapat mengidentifikasi informasi dari url dan website lainnya, namun juga dari media sosial, whatsapp, telegram, line,dll.

Opinium baru tersedia dalam versi android, sedangkan untuk versi IOS dan website sedang dalam pengembangan. Hingga saat ini opinium telah diunduh sekitar 1500 pengguna. Sabrang berharap, para pengguna dapat memberi saran demi semakin berkembangnya aplikasi ini. (mr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.