Nyepi Wahana Reflektif untuk Membersihkan Diri

Petrus - 17 March 2018
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri Ritual Upacara Tawur Agung Kesanga di Pelataran Candi Prambanan, Klaten (foto : Istimewa)

SR, Klaten – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap, umat Hindu dapat menjadikan Hari Suci Nyepi sebagai wahana reflektif untuk membersihkan diri dari sifat-sifat keraksasaan (asura sampat), serta membuka ruang spiritual bagi jiwa dan pikiran untuk dipusatkan hanya di jalan Tuhan.

Hal ini dikatakan Menteri Agama, ketika menghadiri Ritual Upacara Tawur Agung Kesanga yang dihelat di Pelataran Candi Prambanan, Jumat (16/3/2018).

“Upacara Tawur Agung Kesanga menjadi sarana bagi umat Hindu untuk mengambil saripati kehidupan, terutama dalam menjalankan Catur Brata Panyepian,” ujar Lukman Hakim.

“Dengan cara seperti inilah, umat Hindu akan dapat menjalankan empat pantangan utama dalam Catur Brata Panyepian dengan penuh ketulusan dan keikhlasan,” lanjutnya.

Empat pantangan itu adalah Amati Lelungan, yakni tidak menuruti keinginan dan menikmati kepuasan untuk bepergian. Kemudian Amati Lelanguan, yaitu tidak menuruti keinginan dan menikmati kepuasan untuk bersenang-senang. Amati Karya, tidak menuruti keinginan dan menikmati kepuasan bekerja. Serta Amati Geni, yaitu tidak menuruti keinginan untuk menyalakan api dan hawa nafsu.

Menurut Lukman, umat Hindu yang menjalankan secara tulus Catur Brata Panyepian akan sanggup menjadikan Hari Suci Nyepi, bukan sekedar menyepikan diri dengan menghentikan seluruh aktivitas rutin, tetapi memberikan kesempatan bagi Sang Diri untuk berkontemplasi secara mendalam, sebagai wahana reflektif untuk membersihkan diri dari asura sampat.

“Mulat Sarira untuk Manunggaling Kawula Kelawan Gusti adalah tujuan utama Hari Suci Nyepi,” kata Lukman.

Dalam kesempatan itu, Lukman juga mengatakan bahwa hari raya identik dengan perayaan dan hingar bingar. Sedangkan Nyepi, pada dasarnya adalah penyucian diri. Oleh karenanya, ia lebih memilih istilah Hari Suci Nyepi dibanding Hari Raya Nyepi.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.