Mewaspadai Alergi di Rongga Mulut

Petrus - 17 June 2018
drg Saka Winias, M.Kes (foto : Istimewa)

SR, Surabaya – Alergi menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada manusia, baik dewasa maupun anak-anak. Dari sample 10 orang, ada 2 orang yang mengalami alergi. Apa itu alergi? alergi merupakan reaksi kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang biasa disebut alegran, atau pemicu alergi yang berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut.

Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Alergen juga dapat memicu alergi baik masuk ke dalam tubuh, atau hanya bersentuhan dengan permukaan tubuh. Saat tubuh pertama kali terkena dengan sebuah alergen, maka tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya.

“Jika tubuh kembali terkena dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergen tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh dan memunculkan gejala-gejala alergi,” terang Saka Winias, drg.,M.Kes, dokter gigi yang bertugas di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga Surabaya.

Alergi dapat muncul dengan berbagai macam gejala. Tidak hanya di badan, reaksi alergi dapat muncul juga di rongga mulut. Beberapa gejala alergi yang sering muncul di rongga mulut, antara lain seperti bibir bengkak, sariawan dalam jumlah banyak, bibir kering dan mengelupas, serta berupa luka di bibir.

Saka Winias mengatakan, reaksi alergi di rongga mulut disebabkan beberapa jenis substansi atau alegran, meliputi pasta gigi, lipstik, bahan-bahan perawatan gigi, makanan tertentu, serta obat-obatan.

“Beberapa orang mendapatkan alergi karena pasta gigi, yang gejalanya ditandai dengan keluhan rasa panas atau terbakar, serta sariawan setelah menggunakan pasta gigi tertentu,” kata Saka Winias yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga.

Kandungan tertentu dalam lipstik juga dapat menimbulkan alergi bagi seseorang, meskipun tidak langsung muncul atau langsung dikeluhkan. Dampak alergi dengan keluhan biasanya muncul setelah beberapa kali pemakaian, seperti keluhan berupa rasa perih, kering dan mengelupas di bibir.

Sariawan atau luka di rongga mulut juga bisa muncul pada orang yang alergi terhadap beberapa bahan dari perawatan gigi, seperti latex pada sarung tangan yang dipakai oleh dokter gigi, braket, bahan tambal, dan bahan perawatan gigi lainnya.

“Bibir yang membengkak, sariawan yang banyak serta luka di bibir, dapat muncul akibat alergi terhadap obat-obatan tertentu,” ujar Saka.

Namun tidak semua orang memiliki alergi, dan biasanya orang mewarisi kecenderungan untuk memiliki alergi, walaupun tidak ke satu alergen tertentu. Bila salah satu orangtua memiliki alergi, maka anak mereka punya potensi 50 persen memiliki alergi.

“Risiko akan naik sampai 75 persen jika kedua orangtua memiliki alergi, biasanya itu akan turun ke anaknya,” kata Saka.

Tingkat keparahan alergi juga tidak selalu sama pada setiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan serta ada yang parah sampai berakibat fatal, atau membutuhkan penanganan medis darurat.

Cara paling baik dalam mencegah alergi adalah menghindarkan diri dari substansi pemicunya atau alergen. Tapi jika gejala-gejala alergi terlanjur muncul di rongga mulut, ada beberapa obat anti-alergi yang bisa membantu.

“Ada obat-obat untuk alergi yang bisa digunakan, tapi tentu lebih baik dikonsultasikan dulu dengan dokter Spesialis Penyakit Mulut untuk penanganan yang tepat,” tandasnya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.