Meski Gencar Operasi Pasar, Harga Telur Ayam di Kota Kediri Tetap Naik

Wawan Gandakusuma - 13 December 2018
Foto : (Istimewa)

SR, Kediri – Walaupun operasi pasar gencar diadakan mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, harga komoditas telur ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Kediri, Jawa Timur, masih merangkak naik. Di awal Desember ini harga di kisaran harga Rp22 ribu per kilogram, namun menginjak pertengahan bulan mengalami perubahan menjadi Rp24 ribu.

Dikatakan Bu Tris (60) salah seorang pedagang sembako di Pasar Pahing Kota Kediri, kenaikan harga telur dipicu oleh mahalnya harga pakan ternak, utamanya jagung. Diakui Bu Tris, setiap harinya ia masih mendapat pasokan telur rata-rata setengah kuintal, yang ia terima dari peternak ayam di Kecamatan Pesantren Kota Kediri, dan Kecamatan Ringin Rejo, Kabupaten Kediri.

“Kalau pasokan masih ada, berapapun mintanya pasti dikasih sama peternak, nggak masalah,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi tentang masih naiknya harga komoditas telur ayam walau sudah digelontor dengan operasi pasar, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Desperindagtamben) Kota Kediri, Yetty Sisworini mengatakan, selain karena mahalnya harga pakan ternak, faktor yang menjadi penyebab adalah cuaca yang tidak menentu, sehingga produktivitas ayam petelur turun.

“Dari pantauan di lapangan yang kami komunikasikan dengan penjual telur, salah satunya harga pakan yang tinggi. Disamping cuaca yang tidak menentu, kalau hujan ya hujan. Kalau panas ya panas sekali, sehingga mengurangi produktivitas telur,” terangnya, pada Kamis (13/12/2018).

“Hingga pada hari ini, kegiatan kami operasi pasar murni akan tetap jalan, walau harga telur masih tetap tinggi di pasar. Oleh sebab itu kami juga akan segera melakukan sidak harga lagi ke pasar,” papar Yetty Sisworini.

Untungnya kenaikan harga telur ayam di Kota Kediri tidak diikuti oleh komoditas sembako lainnya. Berdasarkan pantauan di pasaran, harga beras di Kota Kediri masih relatif stabil. Misalnya beras jenis IR 64 Super masih pada harga Rp9.500 per kilogram. Minyak goreng curah, Rp11 ribu, dan gula tetap pada harga Rp10 ribu per kilogramnya. (rh/*red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.