Menteri Susi Bagikan 5 Ton Ikan

Yovie Wicaksono - 31 July 2018
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiasti ke Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Selasa (31/7/2018). Foto : (Super Radio/ Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiasti ke Pondok Modern Darussalam Gontor hari ini membawa sebanyak 5 ton ikan tuna segar guna dibagikan kepada para santri pondok. Seperti diketahui, Susi terus berkeliling nusantara untuk menyebarkan ajakan gemar makan ikan.

“Indonesia masih jauh, Jepang konsumsinya 80 kilo per orang per tahun, Indonesia tahun 2014 hanya 36 kilo, dan sekarang sudah 46 an kilo,” kata Susi, Selasa (31/7/2018).

Susi mengatakan, tahun depan konsumsi ikan per orang di Indonesia ditargertkan bisa mencapai 50 kilo. Saat ini, daerah dengan konsumsi ikan terendah dibawah 20 kilo adalah Jogja, Solo dan Jombang.

“Ini memang program penggalakan makan ikan, program penggalakan makan di semua tempat. Kita ingin menambah gizi di semua pondok dan sekolah juga,” tuturnya.

Terkait cuara buruk yang terjadi di sepanjang pesisir pantai membuat pasokan ikan menurun dan banyak nelayan yang tidak bisa melaut ditepis oleh Susi. Ia mengatakan, saat ini cold storage (tempat penyimpanan dingin) sudah ada dimana-mana dan persediaan ikan beku juga sudah banyak.

“Cuma memang mempengaruhi pendapatan para nelayan, saya belum melihat tempat lain, tapi di pangandaran TPI punya dana paceklik yang biasanya dibagikan kepada masyarakat pada saat ombak besar dan tidak bisa melaut,” imbuhnya.

Susi menerangkan untuk saat ini ombak memang sangat tinggi, efeknya bisa merusak kapal dan mengakibatkan kecelakaan. Akan tetapi meskipun begitu produktivitas ikan secara nasional tidak terlalu berpengaruh.

“Karena daerah Arafuru daerah utara bagus, daearah selatan bulan Juni sampai Agustus memang seperti itu, dingin dan ombak tinggi, nanti September musim ikan lagi,” terangnya.

Sementara itu ketika disinggung terkait dirinya masuk dalam kandidat Cawapres Presiden Joko Widodo yang diungkap Ketum PPP Romahurmuziy, sambil berkelakar Susi mengatakan saat ini tidak ada persiapan dan hanya jalan-jalan membagikan ikan.

“Itu pak Romi saja, Pak Romi kan kawan sekolah ibu, kalau Pak Romi tidak bilang Bu Susi masuk kan nanti dia takut ditenggelamkan,” pungkasnya. (gs/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.