Menko Polhukam Ingatkan Demonstrasi Tidak Boleh Timbulkan Kekacauan

Petrus - 3 May 2017
Menko Polhukam Wiranto (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto mengingatkan kepada masyarakat yang ingin melakukan aksi unjuk rasa untuk tidak sampai menimbulkan kekacauan. Dia meminta agar aksi yang dilaksanakan tidak mengganggu kebebasan orang lain.

“Kalau kebebasan menyampaikan pendapat sudah mengganggu kebebasan orang lain dan menimbulkan kekacauan ini sudah jadi urusan aparat keamanan untuk melarang atau untuk membubarkan,” ujar Menko Polhukam Wiranto saat menghadiri acara pembukaan World Press Freedom Day 2017 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Wiranto menegaskan, demonstrasi boleh dilakukan namun memiliki tata cara yang diatur. Menurutnya, kalau demonstrasi sudah menimbulkan suatu suasana mencekam, mengacaukan perekonomian, membuat kemacetan maka hal tersebut tidak diperbolehkan.

“Kami tegas saja, tidak usah pusing soal itu. Tiap hari di negeri ini juga ada demonstrasi. Demokrasi kita memberikan satu kebebasan berpendapat dengan cara-cara yang beretika, terhormat dan bermartabat jadi tidak ada masalah,” kata Wiranto.

Sebelumnya diberitakan bahwa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI menyatakan akan kembali berdemonstrasi pada 5 Mei 2017 di depan kantor Mahkamah Agung (MA). Aksi ini bertujuan untuk memberi dukungan terhadap MA agar tetap mandiri dalam menangani kasus dugaan penistaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.