Menko Polhukam : 17 WNI di Filipina Sudah Diserahkan ke BNPT

Yovie Wicaksono - 5 June 2017
Ilustrasi. Wiranto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam di Jakarta (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto mengatakan, 17 warga negara Indonesia (WNI) telah berhasil dievakuasi dari konflik militer antara militan ISIS dan militer Filipina di Marawi. Saat ini seluruh WNI tersebut telah diserahkan ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Itu sudah diserahkan ke BNPT. Karena WNI jadi mereka dilindungi dan tidak ada masalah,” kata Menko Polhukam Wiranto di kantornya, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Wiranto mengatakan, WNI tersebut bukanlah organisasi ekstrim atau organisasi yang bergerak di bidang politik. Mereka merupakan Jamaah Tabligh.

“Mereka itu Jamaah Tabligh, secara politis dan kacamata teroris tidak terdaftar di situ. Sehingga dikeluarkan supaya selamat,” kata Wiranto.

Sebelumnya diberitakan, secara bertahap WNI yang berada di Marawi dipulangkan dari Filipina. Sebelas WNI dievakuasi dari Marantao, Provinsi Lanao del Sur pada Kamis (1/6/2017), sedangkah enam orang lainnya dari Sultan Naga Dimaporo. Mereka tiba di Indonesia pada Sabtu (3/6/2017) malam.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.