Menko Maritim Siapkan Larangan Kapal Buang Sampah ke Laut

Petrus - 21 March 2017
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan saat mengunjungi Terminal Teluk Lamong (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Kementerian Koordinator bidang Maritim akan mengeluarkan aturan baru bagi pelaku pelayaran di Indonesia, yang melarang kapal-kapal membuang segala bentuk sampah ke laut.

“Kapal-kapal harus menyiapkan tempat sampah untuk menampung sampahnya, dan tidak boleh membuang sampah ke laut,” kata Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan, di Surabaya, Senin (20/3/2017).

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, perusahaan pelayaran harus mematuhi aturan yang melarang  membuang sampah ke laut, agar tidak merusak pariwisata nasional khususnya wisata bahari.

“Kalau sampah masih dibuang ke laut, wisata maritim kita juga kan rusak,” ujar Luhut.

Sampah yang dibuang ke laut, terutama sampah plastik terbukti telah meracuni ikan-ikan, sehingga dapat mengancam kesehatan manusia akibat memakan ikan yang tercemar sampah plastik.

“Microplastic, itu dimakan oleh ikan, nah itu bisa berdampak dalam long term, itu akan berdampak pada kesehatan. Nah, anak-anak kita nanti, cucu-cucu kita akan bisa kena, karena ikan itu nanti bisa teracuni, terkontaminasi oleh barang-barang plastik ini,” terang Luhut.

Saat ini pemerintah sedang melakukan penelitian di 15 kota di Indonesia, mengenai dampak sampah plastik bagi ikan dan pariwisata nasional. Keberadaan sampah plastik bila terus dibiarkan tidak hanya mengancam kesehatan, tapi juga potensi wisata bahari Indonesia.

Luhut menugaskan Pelindo III beserta instansi terkait, untuk menyiapkan kembali tujuan wisata maritim yang ada di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, khususnya untuk menyambut Annual Meeting IMF dan World Bank, yang akan digelar bulan Oktober tahun 2018.

“Pariwisata laut kita akan rusak akibat sampah plastik, karena pariwisata yang bersih merupakan daya tarik wisatawan untuk datang ke Indonesia,” lanjutnya.

Sampah plastik yang dibuang ke laut, 80 persennya berasal dari daratan yang dibuang ke laut melalui sungai. Namun sampah yang dibuang ke laut dari kapal-kapal juga memberi kontribusi yang cukup tinggi, bagi keberadaan sampah plastik itu di laut.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.